Breaking News:

Tanah Longsor di Nganjuk

Dua Alternatif Tempat Relokasi Korban Tanah Longsor di Nganjuk, Lahan Dinas PUPR atau Perhutani

Dua alternatif tempat relokasi korban tanah longsor di Dusun Selopuro Nganjuk, lahan Dinas PUPR atau milik Perhutani.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Petugas kepolisian dan BPBD melakukan pencarian korban tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Rabu (17/2/2021). 

Reporter: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Korban tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk rencananya bakal direlokasi dengan dua alternatif skema relokasi.

Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi menjelaskan, skema pertama, relokasi ke daerah Brebek, ada lahan perumahan milik Dinas PUPR.

Skema kedua, relokasi di Desa Ngetos berupa tanah kosong yang ada di pinggir jalan, yang merupakan lahan milik Perhutani.

"Nanti bisa dilakukan tukar guling, Perhutani dibelikan lahan pengganti di Bondowoso seperti tukar guling Bendungan Semantok," jelas Marhaen Djumadi sewaktu menerima bantuan dari perbankan dan Kantor Bank Indonesia Kediri, Rabu (17/2/2021).

Dari kedua alternatif, kata Marhaen Djumadi, skema relokasi ke perumahan yang sudah jadi milik PUPR yang paling memungkinkan.

Baca juga: Sebagian Besar Petani, Korban Tanah Longsor di Nganjuk Dapat Bantuan Pupuk Non Subsidi

Baca juga: Maksimalkan Koordinasi Penanganan Tanah Longsor di Nganjuk, Bupati Berkantor di Kecamatan Ngetos

"Kalau relokasi ke perumahan milik PUPR tinggal pindah saja," jelasnya.

Dari pendataan, ada 10 rumah yang terdampak langsung tanah longsor. Namun ada sejumlah rumah di sekitarnya yang juga perlu direlokasi.

Terkait rencana relokasi korban terdampak tanah longsor telah dibahas Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, bersama dengan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy.

Marhaen Djumadi juga membenarkan saat kejadian tanah longsor di Nganjuk, peralatan early warning system yang terpasang di 5 titik di sekitar lokasi tanah longsor tidak berfungsi.

Baca juga: Pembahasan Pembangunan Jembatan Jeli yang Putus Tahun 2017 Tunggu Bupati Kediri Baru

Baca juga: Sempat Wacanakan Sekolah Tatap Muka Saat Zona Oranye Covid-19, Pemkab Ponorogo Terbentur PPKM Mikro

Halaman
123
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved