Breaking News:

Longsor Lahan 800 Meter di Lereng Gunung Penanggungan, Rusak Padi Berusia 80 Hari dan Kandang Sapi

Lahan persawahan kawasan lereng Gunung Penanggungan di Dusun Kemendung alami tanah longsor. Akibat semalaman diguyur hujan deras.

SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Tanah longsor di lahan persawahan Dusun Kemendung, Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. 

Reporter: Mohammad Romadoni | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Terjadi tanah longsor di lahan persawahan kawasan lereng Gunung Penanggungan.

Tepatnya di Dusun Kemendung, Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Hujan intensitas tinggi yang semalam mengguyur kawasan tersebut, ditengarai jadi penyebab lahan persawahan di lahan berbentuk miring (terasering) seluas 800 meter itu longsor.

Baca juga: Plh Bupati Jember Luruskan Struktur Organisasi Pemkab Jember Mengacu Pada Surat Gubernur

Baca juga: Pengamen di Kota Malang Ini Kerap Curi Apa Saja, Ketangkap Saat Gondol Yamaha Mio di Klojen

Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto,  Mochammad Zaini mengatakan, hujan deras dengan durasi yang cukup lama sekitar tiga jam mengakibatkan persawahan berbentuk terasering itu longsor.

"Dampak tanah longsor itu merusak lahan persawahan milik petani yang ketinggiannya mencapai 150 meter persegi dan lebar 70 meter," ungkapnya, Sabtu (20/2/2021).

Zaini menyebut kejadian tanah longsor itu baru diketahui warga pada Jumat (19/2/2021) kemarin.

Baca juga: 6 Zodiak yang Jarang Bikin Kesalahan, Leo Sangat Teliti & Karismatik, Virgo Cenderung Terlalu Kritis

Baca juga: Pemuda Jatuh dari JPO Jalan Diponegoro Diduga Bunuh Diri, Tubuhnya Sempat Tertabrak Mobil Pikap

Musibah tersebut merusak tanaman padi yang berusia sekitar 80 hari.

"Sebanyak tujuh lahan persawahan milik petani yang ditanami padi rusak dan sebuah kandang sapi ukuran 5 meter x 6 meter tertimbun tanah longsor," jelasnya.

Menurut dia, apabila hujan terus mengguyur kawasan itu maka berpotensi dapat kembali memicu tanah longsor.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mojokerto telah berada di lokasi kejadian untuk mengedukasi masyarakat agar waspada adanya longsor susulan.

"Kami telah melakukan assesment dan mengimbau warga  untuk sementara menjauh dari lokasi kejadian longsor," tandasnya. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved