Breaking News:

Duel Kakek di Bojonegoro Berujung Maut, Gara-gara Tuduhan Selingkuh dengan Istri Tetangga

Duel kakek di Desa Tambakromo, Kecamatan Malo, Bojonegoro berakhir satu meninggal dunia. Kapolres AKBP Eva Guna Pandia beber motifnya.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Polres Bojonegoro saat ungkap kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang kakek. 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Heftys Suud

TRIBUNAJTIM.COM, BOJONEGORO - Dua orang kakek di Desa Tambakromo, Kecamatan Malo, Bojonegoro terlibat duel pada Minggu (21/2/2021), sekitar pukul 16.00 WIB.

Aksi duel kakek di Bojonegoro itu menyebabkan satu nyawa melayang.

Kejadian bermula saat pelaku pembunuhan Lasiman (54) bertemu Sarmin (61), di sebuah jalan desa setempat. 

Baca juga: Motor Konsumen Keluar Api Usai Diisi Bensi, SPBU Watulonggo Kebakaran, Alami Kerugian Rp 300 Juta

Baca juga: Target Kontrak Pemain Tuntas Pekan Ini, Persebaya Bersiap Mulai Latihan Awal Maret

Lalu terjadi cekcok antara keduanya, pelaku kemudian mendorong tubuh korban sambil berkata "silahkan jelek-jelekin aku lagi".

Pelaku yang tersulut emosi kemudian membacok lengan kiri dan dada kanan korban sebanyak tiga kali menggunakan sabit.

"Motifnya, tersangka dituduh oleh korban berselingkuh dengan tetangganya yang sudah bersuami, jadi seolah tidak terima," kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia saat ungkap kasus, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Tangis Bayi Perempuan Terlantar di Kebun Tebu Dusun Sidoreno, Dimasukkan Kardus Terbungkus Plastik

Baca juga: Tak Jadi Berakhir Hari Ini, PPKM Mikro di Ponorogo Diperpanjang Hingga 8 Maret

Perwira menengah itu menjelaskan, setelah dibacok korban mengalami luka terbuka hingga akhirnya meninggal dunia.

Sedangkan pelaku langsung melarikan diri dan bersembunyi di rumahnya.

Tak lama setelah kejadian tersebut, polisi langsung menangkap pelaku.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan yang menyebabkan seseorang meninggal.

"Tersangka diancam hukuman 15 tahun penjara. Kita amankan sebilah sabit, pakaian korban dan hasil visum," pungkas mantan Kapolres Tulungagung.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved