Breaking News:

Motor Konsumen Keluar Api Usai Diisi Bensin, SPBU Watulonggo Kebakaran, Alami Kerugian Rp 300 Juta

Terjadi kebakaran SPBU Watulonggo, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo. Awalnya dari sepeda motor konsumen mengeluarkan api usai diisi bensin.

TRIBUNJATIM.COM/IZI HARTONO
Kebakaran di SPBU Watulonggo, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, Senin (22/02/2021). 

Reporter: Izi Hartono | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM.SITUBONDO - Sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum ( SPBU) di Situbondo, terbakar, Senin (22/02/2021).

Kebakaran SPBU Watulonggo, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo terjadi setelah sepeda motor milik konsumen dihidupkan, tiba-tiba mengeluarkam percikan api.

Akibatnya, percikan api dengan cepat membakar bodi motor dan langsung menyambar mesin pengisian BBM .

Tak hanya itu, kebakaran SPBU yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ini juga melalap dua unit sepeda motor.

Baca juga: Tangis Bayi Perempuan Terlantar di Kebun Tebu Dusun Sidoreno, Dimasukkan Kardus Terbungkus Plastik

Baca juga: Batu Pirus Persia Masih Jadi Incaran Kolektor, Daya Tariknya Corak Beragam dan Tak Pernah Sama

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut. Namun kerugian diperkirakan mencapai sebesar Rp 300 juta.

Peristiwa kebakaran itu terjadi saat petugas SPBU melayani pengisian sepeda motor.

Setelah selesai disi, pemilik kendaraan sepeda motor menghidupi motornya tersebut.

"Kebakaran itu terjadi setelah motor dilayani," ujar Herman, menejer SPBU Watu longgo kepada TribunJatim.com.

Menurutnya, kebakaran SPBU terjadi tidak berlangsung lama.

Baca juga: Terjawab Alasan Kompol Yuni Pesta Sabu dengan 11 Anak Buahnya, Singgung Soal Beban? Nasib Kini Miris

Baca juga: Curiga Dengar Suara Jeritan di Kamar Kos, Polisi Kaget Ada Sejoli Remaja Tanpa Busana, Fakta Terkuak

Salam hitungan menit, kobaran api berhasil dipadamkan.

"Ya sekitar hitungan detik kobaran api itu sudah  berhasil dipadamkan dan mati," katanya.

Herman menjelaskan, percikan api yang membakar mesin pengisian BBM itu, diduga berasal dari busi sepeda motor yang tidak ada penutupnya atau pengamannya.

"Makanya ke depan kita akan lebih berhati hati, kalau perlu motor yang businya tidak aman akan ditolak," pungkasnya.

Penulis: Izi Hartono
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved