Breaking News:

Pokdarwis di Tulungagung Tekor, Berharap Pemkab Segera Merelaksasi Tempat Wisata

Pokdarwis di Tulungagung tekor dengan biaya operasional dan tak ada pemasukan, berharap pemkab segera merelaksasi tempat wisata.

TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Pantai Niyama Tulungagung sepi saat tahun baru 1 Januari 2021. 

Reporter: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Pokdarwis seluruh Kabupaten Tulungagung berharap pemkab lekas melakukan relaksasi operasional destinasi wisata.

Sebab seluruh lokasi wisata sudah tutup sejak 19 Desember 2020, saat Tulungagung masuk zona merah penyebaran Covid-19 (virus Corona).

Kini setelah masuk zona oranye, Pemkab Tulungagung mulai melakukan relaksasi, kecuali pendidikan dan aktivitas wisata.

"Sebenarnya sudah ada harapan, setelah seluruh Pokdarwis dikumpulkan Minggu kemarin," ujar Ketua Pokdarwis Tulungagung, Karsi Nero Sutamrin, Senin (22/2/2021).

Menurut Karsi, dalam pertemuan dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), seluruh Pokdarwis diminta mengajukan tinjauan protokol kesehatan melalui Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 kecamatan.

Kemudian mengajukan izin ke satgas kabupaten, sebelum dilakukan asesmen oleh tim dari kabupaten.

Baca juga: PGRI Tulungagung Buat Siaran Pembelajaran Lewat Radio, Bantu Siswa yang Kesulitan Sekolah Daring

Baca juga: Tak Jadi Berakhir Hari Ini, Penerapan PPKM Mikro di Ponorogo Diperpanjang Hingga 8 Maret

Namun sampai saat ini belum ada yang mengajukan, karena masih menunggu formulir dari Disbudpar.

"Form pengajuan itu dibuatkan oleh Disbudpar. Sampai saat ini formnya belum ada," sambung Karsi.

Karsi mengungkapkan, selama tidak beroperasi, kondisi Pokdarwis babak belur.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved