Breaking News:

DLH Kota Batu Sebut Air Lindi TPA Tlekung Tak Mengalir Lagi ke Sungai: Sudah Diperbaiki

DLH Kota Batu memastikan air lindi TPA Tlekung tak lagi mengalir ke sungai dan mencemari sungai: Sudah diperbaiki.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Aris Setiawan saat mengatakan air lindi yang mencemari lingkungan sungai telah berhenti menetes dari TPA Tlekung, Rabu (24/2/2021). 

Reporter: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Aris Setiawan mengatakan, air lindi yang mencemari lingkungan sungai telah berhenti menetes dari TPA Tlekung.

DLH Kota Batu telah memperbaiki saluran yang bocor dan membelokkan aliran lindi ke dalam kolam. 

Namun Aris Setiawan mengatakan, proses itu masih dalam tahap penanganan awal. Masih banyak PR yang harus dikerjakan DLH untuk memastikan pencemaran tidak akan terjadi di masa mendatang.

"Penanganan awal sudah kami perbaiki. Memang tiga hari lalu, ambrol lagi dan sudah diperbaiki lagi. Ya semoga saja tidak menetes lagi. Ini penanganan awal. Untuk membangun konstruksi itu butuh perencanaan. Anggaran kami ajukan untuk anggaran tidak terduga. Mohon sabar," kata Aris Setiawan, Rabu (24/2/2021).

Aris Setiawan mengatakan, petugasnya telah memperbaiki aliran lindi.

Ia menyebutnya sebagai langkah normalisasi. Maknanya, mengalirkan titik kebocoran pada paralon yang pecah, ke kolam instalasi. 

"Laporan dari staf saya, lindi sudah tidak mengalir lagi ke sungai setelah HPSN," ujarnya.

Baca juga: Butuh Modal Bisnis Batu Bara di Kalimantan, Petani Asal Madiun Gelapkan Tiga Mobil Rental Rekannya

Baca juga: Empat Kios Penjual Pupuk Bersubsidi di Kota Batu Tidak Perpanjang Kontrak Penjualan

Berdasarkan rekomendasi dari akademisi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, DLH Kota Batu akan menutup sel sampah sampai ke kolam anaerobic biological reactor (ABR). 

"Kemarin kami lihat masih terbuka, akan ada pembenahan. Lalu ada sedimentasi di instalasi, maka perlu dikeruk," ujarnya.

Kondisi air yang tercemar lindi TPA Tlekung, Kota Batu, Rabu (17/2/2021).
Kondisi air yang tercemar lindi TPA Tlekung, Kota Batu, Rabu (17/2/2021). (ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM/HIPPAM JUNREJO)

Instalasi wetland juga perlu ada pergantian filter pada instalasi penyaringannya.

Aris Setiawan mengatakan, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko sudah datang untuk melihat langsung kondisi TPA Tlekung. 

Baca juga: Polisi Berlakukan Sistem Buka Tutup di Kawasan Payung Kota Batu, Ada Perbaikan Saluran Drainase

Baca juga: Bandel, Banyak Warga Beraktivitas di Dalam Alun-alun Kota Malang, Satpol PP Padahal Rutin Keliling

"Sehingga tahu kebutuhannya apa," papar Aris. 

Dewanti Rumpoko mengatakan, DLH Kota Batu harus memiliki rencana jangka panjang dan evaluasi rutin agar kerusakan yang mengakibatkan pencemaran lingkungan tidak terjadi lagi. Ia sudah meminta kepada Aris agar persoalan limbah segera diselesaikan.

"Ke depan harus dievaluasi apakah sampahnya terlalu banyak di tanggul. Kedua mungkin akan ada shelter baru. Tapi, perbaikannya sudah, walau sementara. Selokannya juga sudah diputar agar air lindi tidak ke saluran yang ada," kata Dewanti Rumpoko.

Baca juga: Dindik Kota Blitar Usulkan 2.732 Guru dan Tenaga Pendidik Dapatkan Vaksin Covid-19 di Tahap Dua

Baca juga: Pedagang di Payung 1 Kota Batu Diimbau Tak Berjualan Sementara, Mereka Mendapat Bantuan Kebutuhan

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved