Peredaran Narkoba di Lamongan Tinggi, Kapolres AKBP Miko Beber Langkah Maksimalkan Pemberantasan
Kasus peredaran narkoba di Lamongan masih tinggi. Kapolres AKBP Miko ungkap 11 tersangka dibekuk dalam tiga pekan ini.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Hefty Suud
Reporter: Hanif Manshuri | Editor: Heftys Suud
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Lamongan Jawa Timur masih cukup tinggi.
Trans peredaran narkoba dan pemakaian oleh para tersangka cenderung naik jumlahnya.
Dalam tiga pekan ini saja, Sat Reskrim Polres Lamongan berhasil mengendus peredaran narkoba di 9 tempat kejadian perkara (TKP) dengan 11 tersangka.
Baca juga: MIRIS, Media Inggris Sebut Ribuan Nyawa Pekerja Melayang untuk Persiapan Piala Dunia 2022 Qatar
Baca juga: 12 Kali Pria Tusuk Saudara Sendiri Gegara Foto Lamaran di Grup WA, Dendam Sudah Dipermalukan
Realita itu yang mengharuskan Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana untuk melakukan koreksi dan evaluasi terkait peredaran narkoba di Lamongan.
"Tentunya kami akan evaluasi, mapping terkait dengan apa yang kita lakukan. Baik lokasi maupun modusnya. Ini yang akan kita gunakan dalam pemberantasan narkoba," kata Miko didampingi Kasat Reskoba, AKP Akhmad Khusen kepada wartawan, Rabu (24/2/2021).
Menurut Miko, keberhasilan Satreskoba Polres Lamongan dalam mengungkap kesembilan kasus narkoba tersebut tak lepas dari peran masyarakat.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, karena pengungkapan kasus ini sebagian besar adalah dari informasi masyarakat," tuturnya.
Miko menambahkan, tingginya kasus peredaran narkoba di Lamongan menjadi perhatian khusus dari berbagai pihak.
Polres Lamongan, katanya, akan melakukan pemetaan guna memaksimalkan upaya pemberantasan narkoba.
Hasil evaluasi dan mapping nantinya juga akan dikoordinasikan dengan stakeholder terkait, untuk bersama-sama melaksanakan upaya pemberantasan narkoba.
"Karena kami yakin bahwa penanganan narkoba tidak hanya pengungkapan, tidak hanya upaya represif dari anggota Polri, tapi juga butuh kerjasama dengan instansi terkait, termasuk didalamnya adalah masyarakat," kata Miko.
Baca juga: Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Polresta Malang Kota Gelar Tes Urin
Baca juga: Nur, Bayi Yang Dibuang di Ponorogo Dipindahkan ke Sidoarjo
Satu hal yang akan Ia laksanakan terkait pengungkapan ini, evaluasi jelas dilakukan mulai dari penyebaran, modusnya, lokasinya maupum jenisnya.
Dari evaluasi itu nantinya akan dirapatkan dengan pihak terkait untuk menentukan cara bertindak. Guna pemberantasan narkoba khususnya di Lamongan ini.