Breaking News:

Wabup Subandi Warning Camat Segera Perbaiki Jalan Rusak di Sidoarjo: Kita Evaluasi Nanti

Wakil Bupati Subandi memberi warning pada camat agar segera memperbaiki jalan rusak di Sidoarjo: Kita evaluasi nanti.

Penulis: M Taufik | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/M TAUFIK
Para pejabat Sidoarjo saat melihat perbaikan jalan di dekat Stasiun Magersari Sidoarjo, Sabtu (27/2/2021). 

Reporter: M Taufik | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi memberi peringatan para camat agar segera bertindak cepat untuk melakukan perbaikan jalan rusak menggunakan dana Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) yang sudah dialokasikan di semua kecamatan.

Para camat diminta menandatangani surat pernyataan tentang kesiapannya menjalankan program PIWK.

Mereka harus sudah bertindak pada awal Maret 2021 mendatang. Jika tidak, mereka harus siap-siap menerima sanksi dari bupati dan wakil bupati Sidoarjo.

"Program PIWK harus dijalankan. Sekda sudah kita tanya, dan siap menjalankan. Mulai 1 Maret besok, secara bersama sudah mulai kegiatan PIWK karena sudah ada pemetaan lokasinya," ujar Subandi, Sabtu (27/2/2021).

"Jika Maret nanti tidak ada kegiatan. Saya tidak ambil pusing, bikinkan saja surat siapa saja camat-camat yang tidak mau menjalankan program. Kita evaluasi nanti," lanjutnya.

Baca juga: Pedagang Pasar Krian Sidoarjo Minta Penghapusan Retribusi: Pandemi Covid-19 Membuat Kami Kocar-kacir

Baca juga: Tanaman Cabai di Kabupaten Mojokerto Diserang Penyakit Antraknosa, Petani Terancam Merugi

Dalam upaya perbaikan jalan, Subandi juga meminta dinas-dinasnya tidak pilih-pilih. Meski berstatus jalan provinsi, ketika rusak parah dan Pemkab Sidoarjo bisa bergerak, dia memerintahkan anak buahnya memperbaikinya.

Seperti lingkar barat, jalan yang masuk dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu sudah banyak yang berlubang dan berpotensi membahayakan pengendara, khususnya kendaraan roda dua. 

Akibat jalan berlubang yang berada di sebelah timur rel kereta dekat Stasiun Magersari tersebut, kemacetan panjang saat pagi hari sering terjadi.

Rata-rata kendaraan yang melintas berjalan sangat pelan, apalagi kendaraan roda dua pengendara takut jatuh.

Baca juga: Resmikan BLK Ponpes Sidoarjo, Pj Bupati Hudiyono: Santri Dituntut Punya Keahlian di Berbagai Bidang

Baca juga: Densus 88 Tangkap Pria Terduga Teroris di Jabon Mojokerto, Warga Sebut Pelaku Jarang Bersosialisasi

Perbaikan sementara dilakukan dengan menguruk batu kerikil kemudian dipadatkan dan diberi aspal yang sudah dipanasi.

Ke depan Subandi minta perbaikan jalan rusak dengan sistem hot mix, tidak sistem konvensional yang selama ini dilakukan. Karena tidak bertahan lama, hanya bertahan satu minggu. 

"Sudah kami sampaikan ke Plt Kepala Dinas PU BMSDA harapan saya nanti jangan seperti ini. Kalau seperti ini kita pakai seminggu pasti rusak lagi. Kita kepingin biarkan nanti anggaran itu tidak hanya dipakai perbaikan seperti ini, lebih baik langsung kita hot mix," ujar Subandi.

Senin besok, pihaknya akan mengundang Dinas PU BMSDA terkait perbaikan jalan-jalan berlubang. Kemudian juga akan membahas kecamatan-kecamatan terkait masalah anggaran PIWK.

Baca juga: Pj Bupati Sidoarjo Kirim 3 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir di Kalipecabean dan Banjarasri

Baca juga: Eri Cahyadi Resmi Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya, Tancap Gas Tangani Pandemi dan Pemulihan Ekonomi

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved