Berita Terpopuler

BERITA TERPOPULER JATIM: Bentrok Warga & Perguruan Silat - Aksi Damai Sikapi Kekerasan pada Jurnalis

Empat berita terpopuler Jatim hari ini, Selasa (30/3/2021). Bentrok warga dengan perguruan silat hingga aksi damai sikapi kekerasan terhadap jurnalis.

Tayang:
Editor: Ficca Ayu Saraswaty
surya/hanif
Berita Terpopuler Jatim Hari Ini: Puluhan wartawan di Lamongan menggelar aksi damai sebagai wujud solidaritas terhadap wartawan Tempo, Nurhadi yang menjadi korban kekerasan. 

Editor: Ficca Ayu Saraswaty

TRIBUNJATIM.COM - Beragam berita menarik yang terjadi di wilayah Jawa Timur terangkum dalam berita terpopuler Jatim hari ini, Selasa (30/3/2021).

Pada berita terpopuler Jatim hari ini dibuka dengan sekelompok pemuda terlibat bentrok dengan warga di Jalan Raya Bojonegoro-Jatirogo, tepatnya di Desa Ngawun, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Dari rekaman video yang beredar, insiden tersebut terjadi pada Minggu sore, (28/3/2021) sekitar pukul 17.05 WIB

Selanjutnya, puluhan wartawan di Lamongan menggelar aksi damai sebagai wujud solidaritas terhadap wartawan Tempo, Nur Hadi yang menjadi korban kekerasan.

Sebelumnya, aksi kekerasan dialami wartawan Tempo, Nurhadi saat hendak menjalankan tugas jurnalis, Sabtu (27/3/2021) malam di Surabaya.

Ingin tahu berita selengkapnya, berikut berita terpopuler Jatim hari ini, Selasa (30/3/2021) yang dirangkum TribunJatim.com untuk Anda:

1. Viral Bentrok Warga dengan Perguruan Silat di Tuban, Dipicu Konvoi Motor Seusai Kopdar

Capture video bentrokan warga dengan kelompok Perguruan silat di jalan raya Bojonegoro-Jatirogo, tepatnya di Desa Ngawun, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Minggu (28/3/2021)
Capture video bentrokan warga dengan kelompok Perguruan silat di jalan raya Bojonegoro-Jatirogo, tepatnya di Desa Ngawun, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Minggu (28/3/2021) (Istimewa)

Sekelompok pemuda terlibat bentrok dengan warga di Jalan Raya Bojonegoro-Jatirogo, tepatnya di Desa Ngawun, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Dari rekaman video yang beredar, insiden tersebut terjadi pada Minggu sore, (28/3/2021) sekitar pukul 17.05 WIB.

Keributan itu dipicu adanya aksi konvoi sepeda motor yang dilakukan oleh kelompok perguruan silat.

Baca juga: Aksi Demonstrasi di Pamekasan Berujung Bentrok hingga 3 Peserta Luka, 28 Orang Diperiksa Polda Jatim

Baca juga: Aksi Nyaris Bentrok Polisi & Warga Blitar saat Keluar Hutan, Fakta Dikuak dari Gergaji Tebang Kayu

"Bentrokan terjadi antara masyarakat Desa Ngawun dengan kelompok perguruan silat, yang saat itu sedang konvoi sepeda motor di jalan sekitar," kata Kapolsek Parengan, Iptu Gunadi, Senin (29/3/2021).

Menurutnya, kejadian itu bermula saat ada konvoi sepeda motor dari kelompok perguruan silat yang selesai menghadiri acara kopdar di Jawa Tengah.

Mereka konvoi sambil menggeber gas dan memukul warga yang ada di lokasi kejadian, yang diketahui pelajar bernama Yoga (18).

Baca Selengkapnya

2. Gaya Hidup Sederhana Berhasil Antarkan Yulius Sutanto Jadi Pebisnis Batik Sukses, Omset Perbulan 4 M

Owner CV LRB, Yulius Sutanto saat berfoto bareng sepeda motor Honda Supra Fit yang pernah ia pakai keliling Jawa Timur- Bali - Lombok untuk menawarkan kain batik.
Owner CV LRB, Yulius Sutanto saat berfoto bareng sepeda motor Honda Supra Fit yang pernah ia pakai keliling Jawa Timur-Bali-Lombok untuk menawarkan kain batik. (TribunJatim.com/Fikri Firmansyah)

Siapa yang tak mengenal brand pakaian batik dengan nama Naradha dan Parasika.

Pakaian batik dengan nama brand Naradha dan Parasika itu banyak ditemui dijual di jaringan toko swalayan yang memiliki banyak cabang di Indonesia yakni Ramayana.

Ya, kedua brand pakaian itu dijual oleh CV Naradha.

Baca juga: Kisah Unik Kampung Pitu, Tak Biasa Cuma Ditinggali 7 Keluarga dan Dekat Gunung, Ini Fakta Sejarahnya

Baca juga: Kisah Diet Riang Gembira Cancer Survivor Endri Kurniawati: Konsumsi Ikan Laut dan Masak Sendiri

Menariknya, dibalik kesuksesan CV Naradha dalam menjual pakaian batik, ternyata hampir 70 persen kain batiknya didapat dari CV Lancar Rejeki Bersama (LRB).

LRB sendiri merupakan perusahaan supplier tekstil kain batik jenis print dengan motif batik tulis ternama di Surabaya.

Dibalik keberhasilan LRB dalam meraih kepercayaan pelanggan-pelanggan besarnya  itu ternyata ada sosok Yulius Sutanto.

Baca Selengkapnya

3. Anak-anak di Desa Bringinan Ponorogo Pecah Celengan Massal, Pernah Terkumpul Hingga Rp 200 Juta

Para bocah di Ponorogo membongkar celengan atau tabungan massal.
Para bocah di Ponorogo membongkar celengan atau tabungan massal. (TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra)

Puluhan anak berduyun-duyun mendatangi Rumah Baca Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Senin (29/3/2021).

Mereka berniat membongkar celengan atau tabungan mereka secara masal.

Beberapa anak datang sendiri, namun ada juga yang datang didampingi orang tua.

Baca juga: Sikap Mulia Anak 4 Tahun di Sampang Bantu Tim Medis Corona, Rela Pecah Celengan Sumbangkan ke Dokter

Baca juga: Nelayan Lamongan Tak Berani Melaut karena Cuaca Buruk, Kini Pecah Celengan Demi Penuhi Kebutuhan

Yang pasti mereka membawa celengan berbentuk balok berwarna merah putih.

Celengan tersebut dibuka oleh panitia dan karang taruna lalu dihitung dan dicatat.

Menurut Kepala Desa Bringinan, Barno tradisi menabung ini sudah dimulai sejak tahun 2015 dan pemecahan celengan pertama tahun 2016.

Baca Selengkapnya

4. Sikapi Kekerasan terhadap Jurnalis, Puluhan Wartawan di Lamongan Gelar Aksi Solidaritas

Massa wartawan saat gelar aksi solidaritas di Polres Lamongan.
Massa wartawan saat gelar aksi solidaritas di Polres Lamongan. (Surya/Hanif)

Puluhan wartawan di Lamongan menggelar aksi damai sebagai wujud solidaritas terhadap wartawan Tempo, Nurhadi yang menjadi korban kekerasan.

Sebelumnya, aksi kekerasan dialami wartawan Tempo, Nurhadi saat hendak menjalankan tugas jurnalis, Sabtu (27/3/2021) malam di Surabaya.

Para wartawan yang bertugas di Lamongan berangkat dari Balai Wartawan dengan berjalan kaki menuju Polres Lamongan.

Baca juga: PWNU Jatim Minta Polisi Usut Tuntas Insiden Dugaan Kekerasan yang Dialami Jurnalis Tempo di Surabaya

Baca juga: Jurnalis Jatim Pengguna Canon Wajib Tau, Datascrip Beri Promo Service Gratis dan Diskon Suku Cadang

Seperti gaya aksi umumnya, para jurnalis ini membentang kertas karton dengan berbagai tuntutan, utamanya masih adanya jurnalis yang diintimidasi.

"Ini aksi solidaritas terhadap teman kita yang telah diintimidasi oleh oknum di Surabaya, " tandas Imron, seorang jurnalis asal Lamongan.

Awak media menggelar orasi di pintu gerbang Polres Lamongan sebelum diterima Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana.

Baca Selengkapnya

---

Berita tentang viral terpopuler

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved