Apotek Online Lifepack
Mengenal Jenis Masalah Kulit yang Disebabkan Oleh Jamur, 5 Cara Ini Bisa Cegah Infeksi Jamur Kulit
20-25% pada populasi dunia diperkirakan mengalami jamur kulit. Simak informasi lengkapnya disajikan oleh dr Felicia Puspita S Ked.
Dermatofitosis (infeksi yang disebabkan oleh golongan dermatofita) menginvasi jaringan yang mengandung keratin seperti stratum korneum kulit, rambut, dan kuku.
Sehingga, golongan dermatofita dapat menginfeksi hampir seluruh permukaan kulit tubuh manusia.
Sementara itu, infeksi oleh Candida lebih sering terjadi pada daerah lipatan kulit seperti lipat pada atau lipat payudara.
Diagnosis
Untuk mendiagnosis jamur kulit, dokter akan menanyakan mengenai keluhan dan riwayat penyakit yang diderita. Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan pada kulit yang mengalami kelainan.
Apabila gambaran kelainan pada kulit yang muncul tidak khas, dokter akan mengusulkan untuk melakukan pemeriksaan penunjang untuk memastikannya. Beberapa metode pemeriksaan yang dapat dilakukan, adalah:
● Pemeriksaan kerokan kulit. Dokter akan mengambil sampel melalui kerokan kulit pada daerah kulit yang mengalami kelainan, kemudian hasil kerokan tersebut akan ditetesi menggunakan larutan KOH (kalium hidroksida). Setelah itu akan dilihat di bawah mikroskop untuk memastikan apakah terdapat jamur pada kerokan kulit tersebut.
● Pemeriksaan lampu wood. Untuk infeksi jamur golongan dermatofita, dapat dilakukan penyinaran menggunakan lampu wood. Lesi pada kulit akan berpendar berwarna hijau kekuningan apabila terdapat jamur pada lesi tersebut.
Pengobatan
Pengobatan yang diberikan pada pasien dengan jamur kulit bergantung terhadap jenis jamur penyebabnya.
Obat anti-jamur bekerja untuk mengobati infeksi jamur dengan membunuh jamur secara langsung serta mencegahnya tumbuh dan berkembang kembali. Obat anti-jamur tersedia dalam berbagai sediaan, diantaranya:
● Krim atau salep
● Bubuk
● Shampoo
● Tablet
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-jamur-kulit-1.jpg)