Berita Tulungagung

15 Persen Calon Jemaah Haji di Kabupaten Tulungagung Menarik Biaya Pelunasan

15 persen calon jemaah haji di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menarik biaya pelunasan. Tidak menghapus nomor antreannya.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
SURYA/M SUDARSONO
Ilustrasi calon jemaah haji - 15 Persen Calon Jemaah Haji di Kabupaten Tulungagung Menarik Biaya Pelunasan. 

Reporter: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Sebanyak 15 persen calon jemaah haji (CJH) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menarik biaya pelunasan.

Penarikan dilakukan setelah Menteri Agama secara resmi membatalkan pemberangkatan ibadah haji 2021.

Pembatalan ini adalah yang ke-2 selama pandemi virus Corona (Covid-19).

"Kami sampaikan ke calon jemaah haji seperti yang disampaikan Kemenag," terang Kasi Pemberangkatan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Tulungagung, Saerozi, Selasa (8/6/2021).

Pada tahun 2020 ada sekitar 900 CJH asal Tulungagung yang gagal berangkat.

Mereka juga gagal berangkat lagi di tahun 2021 ini.

Mayoritas sudah melakukan pelunasan ibadah haji sekitar Rp 11 juta.

"Jadi yang ditarik adalah uang pelunasan yang Rp 11 juta itu," sambung Saerozi.

Sebelumnya, para CJH melakukan pendaftaran sebesar Rp 25 juta.

Dana ini tidak ditarik, sehingga tidak mempengaruhi antrean.

Baca juga: Ibadah Haji 2021 Ditiadakan, Pemilik Toko Oleh-oleh dan Perlengkapan Haji di Kediri Merugi

Jika tahun depan siap berangkat, CJH bersangkutan bisa kembali melakukan pelunasan.

"Penarikan biaya pelunasan itu memang diperbolehkan, tidak akan menghapus nomor antreannya," tutur Saerozi.

Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung akan memperbarui informasi seputar haji, sesuai perkembangan yang ada.

Jika pemerintah telah mengumumkan pemberangkatan, CJH dalam antrean bisa melakukan pelunasan.

Berita tentang Tulungagung

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved