Berita Sidoarjo

Bupati Gus Muhdlor Meminta Perusahaan di Sidoarjo Mengutamakan Karyawan Lokal

Bupati Gus Muhdlor meminta kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Sidoarjo untuk mengutamakan karyawan lokal.

Penulis: M Taufik | Editor: Dwi Prastika
surya/mtaufik
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor saat memimpin apel kesiapan pengamanan larangan mudik, Senin (26/4/2021) 

Reporter: M Taufik | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Perusahaan yang beroperasi di Sidoarjo harus mengutamakan pekerja lokal Sidoarjo.

Ketika membuka lowongan atau rekrutmen pegawai, perusahaan-perusahaan itu harus memprioritaskan warga Sidoarjo.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor, Kamis (24/6/2021).

“Perusahaan yang beroperasi di Sidoarjo, jika mencari pegawai harus prioritaskan warga Sidoarjo dulu. Utamanya untuk para lulusan SMK yang sudah siap kerja,” kata Gus Muhdlor, panggilan Ahmad Muhdlor.

Dia juga memerintahkan kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk berperan aktif, terjun langsung membantu mengupayakan masyarakat Sidoarjo mendapat pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Delta.

"Disnaker bisa membuat perjanjian kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang ada. Supaya ketika ada perusahaan yang membutuhkan pegawai bisa langsung bergerak memprioritaskan warga Sidoarjo yang siap bekerja. Dan tentunya sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan," lanjut Gus Muhdlor.

Diketahui, selama ini Disnaker setiap tahun rutin menggandeng puluhan perusahaan untuk membuka Bursa Kerja atau Job Fair.

Melalui kegiatan itu, banyak lulusan SMA, SMK, atau perguruan tinggi di Sidoarjo yang bisa mendapatkan pekerjaan di sejumlah perusahaan di Sidoarjo.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Sidoarjo Kembali Meningkat, Rencana Pembelajaran Tatap Muka Resmi Ditunda

Di Sidoarjo, jumlah remaja yang siap kerja dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) setiap tahun mencapai 4.000an. Jumlah tersebut belum termasuk lulusan SMA dan sarjana.

Untuk mengakomodir ribuan remaja yang siap kerja tersebut, sejumlah kebijakan dilakukan oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor. Satu di antaranya dengan melakukan MoU atau Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan ratusan perusahaan di Sidoarjo.

"Total ada 76 SMK di Sidoarjo , baik negeri maupun swasta yang selama ini sudah kerja sama dengan perusahaan tertentu," kata Ketua Forum Bursa Kerja Khusus (FBKK) Kabupaten Sidoarjo, Heru Sasmita, yang selama ini memfasilitasi lulusan SMK dengan perusahaa -perusahaan yang membutuhkan karyawan.

Kerja sama tersebut, kata Heru, lebih kepada menampung kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang diperuntukkan bagi siswa kelas XI. Sedangkan siswa yang lulus sebagian ada yang diterima di perusahaan tempatnya praktik atau magangnya dulu. Rata-rata yang sudah lulus berupaya mencari lowongan kerja sendiri.

Dengan jumlah jurusan di SMK mencapai 38 bidang jurusan, ditambah para lulusan SMA dan perguruan tinggi, tentu peluang terbuka lebar bagi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Sidoarjo untuk merekrut pegawai dari lokasi Sidoarjo.

Berita tentang Sidoarjo

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved