Berita Gresik
Bupati Gresik Terharu Lihat Semangat Nakes saat Tinjau Tenda Darurat di Puskesmas Sidayu
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau tenda darurat di halaman Puskesmas Sidayu. Dia merasa terharu para tenaga kesehatan sangat bersemangat melaya
Penulis: Willy Abraham | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau tenda darurat di halaman Puskesmas Sidayu.
Dia merasa terharu para tenaga kesehatan sangat bersemangat melayani pasien meski di dalam tenda darurat.
Di luar hari kerja, Gus Yani sapaan akrabnya keliling mensosialisasikan penanganan Covid-19 di masyarakat. Sembari mengecek mitigasi penanganan.
Batinnya merasa terharu saat mengunjungi Puskesmas Sidayu, dia menyaksikan tenaga kesehatan yang terus melayani para pasien. Di hari libur. Meninggalkan keluarganya. Guna tetap bertugas sebagai garda terdepan penanganan Covid-19.
"Di tenda darurat yang serba apa adanya. Tapi tetap semangat melayani. Syukurlah, setelah didirikan tenda-tenda darurat di beberapa Puskesmas prioritas Covid, perlahan, kita bisa mengurai beban penanganan Covid di Gresik. Tidak lagi terpusat di rumah-rumah sakit," ucapnya.
Total ada 15 Puskesmas yang ditetapkan Pemkab Gresik sebagai pelayanan Covid. Liam di antaranya untuk Ibu Hamil.
10 puskesmas menangani covid-19 adalah puskesmas Mentaras, puskesmas Ujungpangkah, puskesmas Sidayu, puskesmas Manyar, puskesmas Kebomas, puskesmas Benjeng, puskesmas Dapet, puskesmas Kesamben Kulon, puskesmas Driyorejo dan puskesmas Menganti.
Sedangkan lima puskesmas untuk menangani pasien ibu hamil yang terpapar Covid-19 adalah puskesmas Bungah, puskesmas Alun-alun, Puskesmas Cerme dan puskesmas Wringinanom.
Puskesmas yang tidak masuk dalam penanganan Covid-19 akan diperbantukan memperkuat puskesmas yang telah ditunjuk Pemkab Gresik.
"Upaya mitigatif di tingkat Puskesmas semakin kita perkuat. Bersinergi dengan posko-posko darurat yang kita dirikan. Tabung-tabung oksigen juga terus kita distribusikan. Pun logistik bantuan sembako, obat, dan multivitamin. Relawan-relawan baik nakes dan sosial juga terus kita konsolidasikan. Semoga upaya ini setidaknya mampu mengurangi angka kematian akibat Covid. Tentu butuh koordinasi. Butuh sinergitas. Mulai kabupaten sampai desa, kelurahan, RT dan RW. Dengan kebersamaan ini, insyaallah kita bisa melalui pandemi ini," terangnya.
Disamping itu penanganan Covid bisa maksimal hingga ke tingkat bawah, posko darurat di Kecamatan Sidayu yang melayani warga Sidayu, Dukun, Bungah, Ujungpangkah harus dioptimalkan warga.
Pihaknya meminta aparat desa bergerak dan berkolaborasi untuk menangani kasus Covid di era PPKM Level 4.
"Kami ingin menyamakan presepsi di masyarakat. Memberikan arahan kepada kades agar bisa lebih peka dan tanggap di situasi seperi ini," terangnya.
Artinya pemerintah desa harus melibatkan RT/RW dan Karang taruna. Kepala desa, harus tahu kondisi masyarakatnya. Penanganan harus keterlibatan RT/RW diharapkan mengetahui masyarakat siapa terpapar covid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bupati-gresik-fandi-akhmad-yani-terharu-melihat-perjuangan-tenaga-kesehatan-di-tenda-darurat.jpg)