Breaking News:

Berita Trenggalek

1.310 Jamban Baru Akan Dibangun untuk Warga Kabupaten Trenggalek Tahun Ini

Dinas PKPLH Kabupaten Trenggalek Wijiono mengatakan, total anggaran yang diterima dari pemerintah pusat untuk membangun jamban-jamban itu senilai Rp 8

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/aflahul abidin
Pekerja menyiapkan pembangunan tanki septik atau jamban di salah satu rumah warga di Desa Dawuhan, Kecamatan Trenggalek, di Kabupaten Trenggalek, Kamis (29/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK – Sebanyak 1.310 tanki saptik atau jamban dibangun di rumah-rumah warga di Kabupaten pada tahun 2021.

Jamban itu dibangun melalui program Dana Alokasi Khusus (DAK) infrastruktur bidang sanitasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Lebih dari seribu jamban itu dibangun menyebar di 28 desa yang tersebar di 11 kecamatan. Sebanyak 26 desa masing-masing dibangun sebanyak 50 jamban di rumah warga. Sementara dua desa lainnya dibangun jamban komunal sebanyak 10 unit.

Kasi Air Limbah Domestik dan Drainase Dinas PKPLH Kabupaten Trenggalek Wijiono mengatakan, total anggaran yang diterima dari pemerintah pusat untuk membangun jamban-jamban itu senilai Rp 8,6 miliar.

“Pembangunan jamban ini akan diselesaikan pada tahun ini. Hingga sekarang, jumlah yang telah terbangun sekitar 25 persen. Baru segitu karena masih termin pertama,” ujar dia, saat meninjau pembangunan jamban di beberapa desa, Kamis (29/7/2021).

Ia mengatakan, penentuan desa lokasi pembangunan jamban itu berdasarkan usulan dari pihak-pihak desa, yang kemudian diverifikasi oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Wilayah sasaran adalah desa yang masuk dalam kategori stunting, desa yang memiliki kerawanan sanitasi, dan desa yang masuk dalam kategori open defecation free (ODF).

“Di Kabupaten Trenggalek Alhamdulillah semua desa sudah ODF. Sehingga di Trenggalek prioritasnya masyarakat yang saat ini belum memiliki jamban secara mandiri,” tutur dia.

Wiji mengatakan, pemkab berharap pembangunan jamban-jamban akan mengurangi jumlah rumah yang tak memiliki jamban di Kabupaten Trenggalek.

Pihaknya juga berharap, pembangunan sanitasi di ribuan rumah warga tahun ini akan membantu peningkatan kualitas hidup warga di Kabupaten Trenggalek. Termasuk turut menekan angka stunting di wilayah tersebut.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved