Berita Gresik

Tanaman Hias asal Gresik Dibantu Ekspor ke Luar Negeri, Siap Bersaing dengan Negara Lain

Para pelaku usaha tanaman hias di Gresik akan dibekali ilmu ekspor ke luar negeri.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Para pelaku usaha tanaman hias mendapatkan materi ekspor di Kecamatan Kedamean, Kamis (7/10/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Para pelaku usaha tanaman hias di Gresik akan dibekali ilmu ekspor ke luar negeri. 

Mereka akan dibantu untuk dicarikan pembeli di luar negeri.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani beberapa lalu melaunching, menindaklanjuti potensi tanaman hias dengan klinik ekspor.

Beberapa pelaku usaha yang ada di wilayah sentra tanaman hias Gresik akan memulai langkah besar dengan mempersiapkan memasuki dunia ekspor. 

Asosiasi Tanaman Hias Gresik bersama Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Diskoperindag, DPMPTSP dan Bea Cukai Gresik menggelar diskusi.

Baca juga: Dengan Pandu Cakti, Warga Tulungagung Bisa Mencetak Dokumen Kependudukan Sendiri

Para petani tanaman hias dari desa Karangandong Kecamatan Driyorejo,  desa Banyuurip, Manunggal Kecamatan Kedamean.

Kemudian desa Sooko, Kesamben Kulon dan Pedagangan Kecamatan WringinanomGresik.

Para petani juga diajari dalam praktik eksportir.

Glen Hayat Ketua Asosiasi Tanaman Hias Gresik mengaku, meskipun telah lama para petani tersebut dianggap sebagai petani dan pedagang tanaman hias jenis aglonema, lidah mertua, bonsai, anggrek dan gelombang cinta. Namun untuk memenuhi kebutuhan tanaman dengan kualitas ekspor, mereka perlu diberi sentuhan khusus.

“Kita harus bisa bersaing dengan produsen tanaman hias yang lain dari beberapa negara tropis yang lain,” ucap Glen, Kamis (7/10/2021).

Peran Bupati, Kadis Pertanian, Kadiskoperindag dan Bea Cukai Gresik sudah jemput bola memberikan arahan dan sosialisasi ekspor.

Sehingga membangun pola pikir pelaku UMKM berwawasan ekspor mandiri. Selama ini praktek ekspor melalui pihak ketiga.

"Kami berharap bea cukai,dinas pertanian,assosiasi maupun para pihak terkait lainnya untuk bisa selalu aktif memfasilitasi dan mengasistensi setiap tahapan proses dalam kegiatan ekspor baik secara perseorangan maupun badan usaha untuk meningkatkan kesejahtreraan para petani dan pedagang tanaman hias di daerah Karangandong dan sekitarnya," kata dia.

Beberapa materi disampaikan oleh  Tim Klinik Ekspor Bea Cukai Gresik tentang asistensi praktek masuk Online Single Submission (OSS) sampai terbit Nomor Induk Berusaha (NIB) Ekspor. Modul Ekspor, pelatihan pengisian modul ekspor, cara mencari buyer luar negeri, cara membuat packing list, invoice, pemberitahuan ekspor barang sampai terbit Nota Pelayanan Ekspor (NPE) sehingga bisa ekspor mandiri.

Di samping itu, asistensi komunikasi dengan Karantina Pertanian penerbit ijin ekspor dan lain-lain, sehingga para UMKM diharapkan fokus untuk membuat tanaman hias yang berkualitas. Proses ekspornya akan dibantu oleh sinergitas Bea Cukai, Diskoperindag dan Dinas Pertanian Gresik.

Diharapkan para pedagang tanaman hias di Desa Karangandong berani ekspor mandiri melalui ekspor yang tercatat dalam Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). Tidak hanya melalui barang titipan yang tidak dapat membuktikan bahwa tanaman hias yang dimiliki UMKM memiliki branding ekspor, hal tersebut sangat penting mengingat branding termasuk salah satu strategi dalam ekspansi pasar.

Proses pengurusan NIB ekspor untuk pengajuan modul PEB dapat dilakukan oleh setiap pelaku usaha baik perseorangan maupun badan usaha  yang terpenting adalah para pelaku usaha bisa mengklasifikasikan legalitas usaha perseorangannnya ataupun badan usahanya serta skala usahanya apakah termasuk mikro,kecil dan menengah  sebelum masuk ke sistem OSS online.

Santy dari Komunitas Gading Emas Gresik menerangkan pendampingan UMKM agar berani ekspor mandiri. Dia mengungkapkan potensi besar para pelaku UMKM tanaman hias ini lebih didomimasi oleh para pemuda yang memilki jiwa kritis dan adaptif.

"Ini sangat cocok dalam mengembangkan dan belajar dalam pengenalan kegiatan ekspor  ke depan," terangnya. (wil)

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved