Breaking News:

Berita Malang

Isi Bensin Eceran Dekat Kompor, Rumah dan Mobil di Kedungkandang Kota Malang Hangus Terbakar

Sebuah rumah di Jalan Kyai Sofyan Yusuf No 38 RT 01 RW 02, Kelurahan Kedungkandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang mendadak terbakar hebat, Seni

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
UPT Damkar Kota Malang
Petugas Damkar Kota Malang usai melakukan proses pembasahan di lokasi kebakaran. Terlihat, mobil Toyota Kijang milik pemilik rumah hangus terbakar. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebuah rumah di Jalan Kyai Sofyan Yusuf No 38 RT 01 RW 02, Kelurahan Kedungkandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang mendadak terbakar hebat, Senin (11/10/2021) sekitar pukul 07.50 WIB.

Dari dalam rumah, mendadak keluar api yang cukup besar hingga menyambar ke sebuah mobil Toyota Kijang milik pemilik rumah, yang diparkir di dalam garasi.

Santak warga sekitar langsung menghubungi UPT Damkar Kota Malang sambil berusaha memadamkan dengan peralatan seadanya.

Kepala UPT Damkar Kota Malang, Teguh Budi Wibowo mengatakan, pemilik rumah yang mengalami kebakaran bernama Syaiful Nur Kholis.

"Jadi, kami mendapatkan laporan kebakaran dari warga sekitar pada pukul 07.55 WIB. Mendapatkan laporan tersebut, kami pun langsung meluncur ke lokasi kejadian. Kami kerahkan 7 unit mobil pemadam dan 30 personel," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Hotel dan Resto di Kota Batu Bergeliat, Tempat Wisata Masih Terkendala Aturan Anak di Bawah 12 Tahun

Dirinya menjelaskan, luas area yang terbakar sekitar 8 x 12 meter persegi. Dan dibutuhkan waktu pemadaman selama 40 menit.

"Kami langsung melokalisir titik api, agar api tidak membesar dan merambat ke bangunan sekitar. Karena lokasi kebakaran, berada di pemukiman padat penduduk," jelasnya.

Dirinya menerangkan, penyebab kebakaran tersebut dikarenakan pemilik rumah sedang mengisi bensin eceran di dekat kompor.

Baca juga: Ilmi Zada Cabut Gugatan Terhadap Demokrat Setelah Muncul Putusan Sena PN Tuban

"Menurut anak pemilik rumah, kebakaran terjadi sekitar pukul 07.50 WIB. Saat itu, pemilik rumah sedang mengisi bensin ke botol untuk diecer. Lokasi pengisian bensin dan lokasi kompor cukup berdekatan. Dan pemilik rumah tidak menyadari, bahwa kompor tersebut belum dimatikan," jelasnya.

"Sehingga, uap bensin tersambar oleh api kompor dan langsung membakar barang-barang yang ada di sekitarnya, termasuk mobil Toyota Kijang milik pemilik rumah," sambungnya.

Baca juga: Pro dan Kontra Rencana Pembangunan Jembatan Kaca di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Teguh mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pemilik rumah mengalami luka bakar ringan di bagian lengan.

"Pemilik rumah mengalami luka bakar ringan saat berusaha membantu proses pemadaman. Korban sudah diberikan pertolongan medis oleh tim medis dan relawan. Dan akibat kejadian tersebut, pemilik rumah megalami kerugian materi sekitar Rp 250 juta," bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, Teguh mengimbau kepada masyarakat, khususnya penjual bensin eceran. Untuk tetap berhati-hati saat mengisi bensin ke botol eceran.

"Bensin adalah zat yang mudah sekali terbakar. Pastikan berada di ruangan terbuka saat mengisi bensin eceran, jangan dilakukan di ruang tertutup. Karena bensin mengeluarkan uap bensin, yang mudah sekali tersulut api," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved