Hindari Hip Dysplasia, Cuddle Me Mengedukasi Cara Menggendong Bayi dengan M Shape dan Manfaatnya
Hindari hip dysplasia pada bayi, Cuddle Me mengedukasi cara menggendong bayi yang benar dengan metode M shape dan manfaatnya.
Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi Husnika
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hip dysplasia adalah kondisi persendian di mana pinggul dan ujung tulang paha bayi tidak normal. Kondisi ini kerap dialami oleh bayi atau balita. Dampaknya, bisa menyebabkan kaki bayi panjang sebelah.
Ternyata, salah satu penyebab hip dysplasia ini adalah kesalahan dalam menggendong bayi. Kebiasaan menggendong dengan bagian paha menggantung di mana lutut menjuntai lebih rendah dari pinggul.
Cara menggendong ini bisa menyebabkan pinggul menerima beban yang berat dari kaki, sehingga terjadi pergeseran sendi. Hip dysplasia tak menimbulkan rasa nyeri yang membuat kondisi tersebut tak diketahui secara langsung.
Salah satu upaya mencegah kondisi hip dysplasia ini adalah dengan mempelajari cara menggendong bayi yang benar, serta menggunakan alat gendong bayi yang tepat.
"Hip dysplasia memang tidak bisa langsung diketahui, tapi kita bisa mencegahnya dengan belajar gendong bayi menggunakan metode M shape dan memakai alat gendong yang tepat," ujar Owner PT Kadelmindo Saraya Mapan produsen Cuddle Me, Nuning Purwaningsih, Jumat (3/12/2021) malam.
Perempuan asal Malang, Jawa Timur, tersebut menerangkan, menggendong bayi dengan metode M shape adalah metode paling baik untuk menggendong bayi. Selain itu, alat gendong seperti gendongan ergonomis yang akan menjaga pertumbuhan tulang bayi sesuai usianya.
"Menggendong M shape yakni memposisikan bayi supaya kakinya membentuk huruf M. Posisi ini membuat lutut berada lebih tinggi dari tulang pinggul, sehingga tidak ada beban menggantung. Kondisi hip dysplasia bisa dihindari," jelas Nuning Purwaningsih.
Sedangkan gendongan ergonomis, lanjut Nuning, adalah yang paling disarankan untuk menggendong bayi. Selain manfaatnya yang baik untuk kesehatan, gendongan model ini akan memberikan rasa nyaman pada ibu dan bayi.
Baca juga: Fakta Menarik Soal Bayi Tabung, Embrio Calon Bayi Bisa Disimpan Frozen Sampai Puluhan Tahun
"Seperti produk-produk Cuddle Me, kami menciptakan gendongan ergonomis yang ramah untuk ibu dan bayi. Cuddle Me menjadi pelopor SSC ergonomis pertama di Indonesia. Produk kami tentunya sangat support terhadap tumbuh kembang bayi dan kenyamanan ibu," papar perempuan kelahiran 1979 tersebut.
Meski metode menggendong M shape ini kerap bertentangan dengan kebiasaan masyarakat Indonesia zaman dulu, nyatanya kini sudah banyak yang teredukasi mengenai manfaat M shape.
Nuning Purwaningsih mengatakan, masyarakat Indonesia zaman dulu menganggap, menggendong bayi dengan metode M shape akan membuat kaki bayi mengangkang. Padahal, justru metode ini adalah yang paling tepat untuk menjaga tulang bayi yang masih rawan.
"Saya pertama mendirikan Cuddle Me di tahun 2010 lalu sangat susah karena dianggap gendongan untuk model M shape seperti yang saya buat tidak baik untuk bayi. Namun seiring berjalannya waktu, mulai banyak dokter yang memberi edukasi pentingnya gendongan ergonomis dan menggendong M shape," jelasnya.
"Bahkan di awal membuat produk gendongan ergonomis, produk Cuddle Me sama sekali tak populer. Tapi saya tidak apa-apa. Saya tetap produksi karena memang tujuannya ingin menciptakan produk yang membantu para ibu dan bayi," tambahnya.
Tak hanya sukses di Nusantara, Cuddle Me juga berhasil mencapai pasar-pasar mancanegara seperti beberapa wilayah di Malaysia dan Singapura. Berlokasi di Ruko Borobudur Commercial Centre Kav. 5, Jalan Terusan Borobudur No.86, Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Malang, Cuddle Me menjadi brand lokal yang unggul dan mampu bersaing secara global.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/cara-menggendong-bayi-yang-benar-dengan-metode-m-shape-untuk-menghindari-hip-dysplasia.jpg)