Berita Gresik

Gresik Mulai Uji Coba Parkir Non Tunai, Baru Dua Jam Mampu Raup Rp 1 Juta, Begini Teknisnya

Berbagai persiapan menjelang penerapan parkir non tunai di terus dikebut Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Willy Abraham
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani ikut melakukan sosialisasi parkir non tunai di sepanjang kawasan GKB Gresik, Senin (27/12/2021) lalu. Foto : Willy Abraham. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Berbagai persiapan menjelang penerapan parkir non tunai di terus dikebut Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik.

Tercatat, selama dua jam penerapan uji coba parkir non tunai di sepanjang Gresik Kota Baru (GKB) berhasil meraup Rp 1 juta dari retribusi parkir.

Pengguna jalan menyambut baik kebijakan parkir non tunai. Ali warga Kebomas sudah melakukan pembayaran dengan sistem non tunai, dia melakukan pembayaran elektronik dengan aplikasi miliknya.

Melakukan scan QR Code yang dikalungkan petugas parkir. Membayar parkir mobil sebesar Rp 3.000.

Dikatakannya, dengan adanya pembayaran parkir non tunai melalui QRIS, retribusi parkir lebih tepat.

"Bayar Rp 3.000, biasanya kalau parkir tunai saya kasih Rp 5.000 tidak diberi kembalian malah langsung ditinggal," kata Ali.

Penegakan Peraturan Daerah (Perda) No.3 tahun 2020 tentang penyelenggaraan dan retribusi parkir untuk mengatasi kebocoran retribusi parkir yang terjadi selama ini.

Baca juga: Beredar Hoax GP Ansor Gresik Berdoa di Gereja Sampai Ada Instruksi Melacak Akun, Begini Faktanya

"Bayar parkir langsung masuk bank berarti lebih tepat sasaran," kata dia.

Salah satu koordinator Jukir bernama Chumaidi mulai menerapkan aturan parkir non tunai.

Bersama pengurus RW dan Kelurahan melakukan sosialisasi pembayaran melalui aplikasi pembayaran di smartphone.

"Nanti jika ada kendala penerapan parkir non tunai kami usulkan ke Bupati, Dishub," kata Chumaidi.

Warga yang terkendala pembayaran parkir non tunai ini tidak perlu khawatir.

Dinas Perhubungan Gresik memberikan opsi jika warga kehabisan saldo pembayaran elektronik atau tidak memiliki aplikasi pembayaran bahkan tidak memiliki smartphone.

Caranya, jukir akan membayar parkir tersebut dengan aplikasi yang dimiliki, jukir juga diberi saldo. Sehingga warga cukup membayar tunai ke jukir sebagai pengganti saldo milik jukir.

Kepala Dinas Perhubungan Gresik, Edy Hadisiswoyo sosialisasi juga dilakukan di kawasan pasar Jalan Gubernur Suryo pada Selasa (28/12/2021) kemarin.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved