Breaking News:

Berita Malang

Sudah 55 Persen, Proyek Malang Creative Center Sempat Terkendala Pasir Lumajang, Juli 2022 Rampung

Progres pembangunan gedung Malang Creative Center (MCC) di Kota Malang kini telah mencapai 55 persen hingga penghujung akhir 2021 ini.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/RIFKI EDGAR
Progres pembangunan gedung MCC di Kota Malang. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Progres pembangunan gedung Malang Creative Center (MCC) di Kota Malang kini telah mencapai 55 persen hingga penghujung akhir 2021 ini.

Capaian ini telah melampaui target dari sebelumnya ditargetkan hanya sekitar 23 persen saja.

Konsultan Manajer MCC, Heri Susanto mengatakan, dalam pembangunan MCC ini, memang tidak mendapatkan sejumlah kendala berarti.

Kendala terjadi hanya pada saat awal pengerjaan dan pada saat terjadi erupsi Gunung Semeru pada 4 Desember 2021 lalu.

Dampak erupsi Gunung Semeru tersebut mengakibatkan, terkendalanya pasokan pasir Lumajang.

"Pasir Lumajang ini merupakan pasir terbaik berdasarkan uji laboratorium. Jadi proses pengecoran sedikit terhambat. Jadi biasanya setiap hari kami lakukan, saat itu hanya tiga hari sekali kami melakukan pengecoran," ucapnya kepada Surya (Tribun Jatim Network), Rabu (29/12/2021).

Baca juga: Minibus Ringsek Terguling di Tol Gempol Berisi Relawan Erupsi Semeru asal Tangerang, 1 Korban Tewas

Guna mengantisipasi hal tersebut, pihak kontraktor akhirnya memakai sementara pasir yang didapatkan dari Wlingi, meski kualitasnya tidak sebagus pasir Lumajang.

Pihaknya juga melakukan uji coba terlebih dahulu, sebelum pasir Wlingi ini dipakai untuk pengecoran gedung MCC.

"Saat itu kami melakukan sejumlah perencanaan, sebagai alternatif kedua. Akhirnya kami memutuskan memakai pasir Wlingi. Kami harus melakukan uji dulu. Dan saat ini kami kembali memakai pasir dari Lumajang," terang Heri.

Selain terkendala pasir Lumajang, kendala lain yang dirasakan saat proses pembangunan MCC ini ialah lokasinya yang berdekatan dengan jalan raya dan pemukiman warga.

Baca juga: Truk Muat Kecap Terguling di Tol Surabaya-Mojokerto, Muatan Berhamburan dan Sempat Picu Kemacetan

Hal ini membuat akses keluar masuk material terkadang terkendala arus lalu lintas.

"Kendala sebenarnya hanya di lalu lintas saja. Kalau untuk pemukiman, sebelum proses pembangunan, kami sudah komunikasi dengan RW setempat," ucapnya.

Heri menargetkan, gedung MCC bisa rampung 100 persen pada 20 Juli 2022 mendatang sesuai nilai kontrak.

Gedung MCC ini nantinya akan difungsikan sebagai wadah bagi para pelaku industri kreatif di Kota Malang.

Baca juga: Doa Istri yang Sedang Hamil Besar Iringi Langkah Fachruddin Bersama Timnas di Final Piala AFF 2020

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved