Breaking News:

Berita Jember

Demam Berdarah Mulai Menyerang Warga Jember, PMI Lakukan Pengasapan di Sejumlah Tempat

Musim penghujan di awal tahun 2022, warga Jember sebaiknya mewaspadai berkembangnya Nyamuk Aedes aegypti, nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD).

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ndaru Wijayanto
PMI Jember
Pengasapan di Kecamatan Sumbersari, Rabu (5/1/2022) 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Musim penghujan di awal tahun 2022, warga Jember sebaiknya mewaspadai berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).

Sebab, dilaporkan warga di beberapa permukiman penduduk sudah terjangkit penyakit ini.

Dari informasi yang dihimpun Tribun Jatim Network, penyakit DBD antara lain menyerang warga di Perumahan Green Garden Kelurahan Tegalgede, Perumahan Puri Nirwana Kelurahan Karangrejo, dan Perumahan Mastrip Kelurahan Sumbersari, yang semuanya ada di Kecamatan Sumbersari.

Bahkan pada Rabu (5/1/2022), petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Jember melakukan pengasapan di dua perumahan yakni di Perumahan Green Garden dan Perumahan Puri Nirwana.

Baca juga: Waspada! Sudah Ada 40 Kasus Demam Berdarah di Trenggalek Sejak Awal Musim Penghujan

Di dua perumahan itu dilaporkan ada tiga anak yang terjangkit DBD. Karenanya, pihak RT setempat mengirimkan surat kepada PMI Jember, untuk meminta bantuan pengasapan (fogging).

Pengasapan itu untuk memberantas penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti yang selalu bersarang di tempat kotor serta genangan air.

Pengendalian tersebut untuk mencegah penyebaran yang semakin luas di masyarakat khususnya radius 100 meter dari rumah warga yang terjangkit.

Dari pantauan di RT 08 RW 07 Perumahan Green Garden Kelurahan Tegalgede Kecamatan Sumbersari pengasapan dilakukan pada 60 rumah. Di lokasi tersebut dilaporkan ada satu anak yang terserang DBD dan telah menjalani perawatan medis.

Baca juga: Kasus DBD Meningkat saat Musim Hujan, Masyarakat di Sampang Diminta Lakukan Ini

“Ada satu anak yang menderita DBD, jadi sebagai bentuk antisipasi di awal supaya warga kami aman dari penyakit Demam Berdarah sehingga kami minta bantuan pengasapan,” tutur Aditya, salah seorang pengurus RT.  

Sedangkan di Cluster Pondok Indah Perumahan Puri Nirwana RT 02 RW 021 Kelurahan Karangrejo, relawan PMI Jember yang menggunakan dua alat fogging menyemprot 40 rumah. Di tempat itu, dilaporkan ada dua anak terserang penyakit DBD.

“Sakitnya itu sejak seminggu lalu dan dua hari kemarin sudah pulang. Ada dua anak, dan mudah mudahan dengan fogging ini tidak ada lagi yang terserang DBD karena di lokasi kami banyak rumah kosong,” kata Ketua RT Cluster Pondok Indah, Anang Fajri

Selain melakukan fogging, relawan PMI juga mengimbau warga untuk menerapkan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur).

Cara itu untuk membuat lingkungan tetap bersih khususnya di sepanjang selokan yang di musim penghujan saat ini banyak terdapat genangan air yang memicu perkembangbiakan nyamuk.  

“Kami melakukan pengasapan sebagai bentuk pengendalian penyebaran penyakit yang ada di masyarakat, dan hari ini ada dua perumahan dengan total 100 rumah warga,” tegas Kepala Unit Markas PMI Jember Rupianto.

Selain pengasapan, relawan PMI Jember juga melakukan sosialisasi pada warga untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan rumah masing masing sebagai bentuk pencegahan penularan penyakit DBD yang kini perlu diwaspadai selain juga penyebaran covid-19 yang masih belum berakhir.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved