Berita Kota Madiun

Pemkot Madiun Siapkan Wisata Kuliner Berkonsep Kereta Api di Jalan Bogowonto, Ungkit Ekonomi Warga

Pemkot Madiun kini tengah menyiapkan wisata kuliner berkonsep kereta api untuk ungkit ekonomi warga. Jalan Bogowonto jadi bernuansa Madiun Tempo Dulu.

TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Pengerukan aspal untuk membuka rel kereta api nonaktif di Jalan Bogowonto, Kota Madiun, Selasa (8/3/2022). Rencananya, tempat wisata kuliner berkonsep kereta api akan hadir di Jalan Bogowonto, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Tempat wisata kuliner berkonsep kereta api akan hadir di Jalan Bogowonto, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Saat ini, tempat wisata tersebut masih terus dipersiapkan Pemkot Madiun.

Dari pantauan TribunJatim.com di lokasi, rel kereta api nonaktif jurusan Madiun-Ponorogo di Jalan Bogowonto sudah berhasil dibuka dari aspal yang sebelumnya menutupi rel.

Wali Kota Madiun, Maidi juga tengah melakukan sosialisasi terhadap para pelaku usaha di sepanjang Jalan Bogowonto bahwa proyek wisata kuliner kereta api ini menguntungkan semua pihak, termasuk pelaku usaha.

"Semuanya mendukung dengan program ini, karena untuk meramaikan toko di sekitarnya juga," kata Maidi, Selasa (8/3/2022).

Orang nomor satu di Kota Madiun tersebut mengatakan, jika sudah jalan nanti, wisata kuliner kereta api akan menghadap ke barat atau berhadapan dengan toko saat siang hari.

Sebaliknya, saat malam hari akan menghadap ke timur. 

"Kalau ini kulinernya hadap-hadapan sama toko, tokonya malah ramai sekali. Tapi kalau membelakangi toko ya bisa mati," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Maidi juga menampung usulan sejumlah pelaku usaha agar melibatkan mereka saat wisata kuliner kereta api tersebut sudah rampung dibangun.

"Nanti di dalam gerbong ada, di luar gerbong kan ada juga. Gerbongnya (bisa menampung) cukup banyak kuliner. Jadi semuanya kita wadahi, karena kita menyempurnakan lingkungan agar semakin baik," terang Maidi.

Namun begitu, ia mengingatkan bahwa kuliner yang bisa berjualan di Jalan Bogowonto akan diseleksi, terutama dari segi kualitas rasa.  

"Seumpama mi atau pecel ya yang kualitasnya bagus. Pokoknya yang mewakili semua (kuliner) tapi yang berkualitas," ucap Maidi.

Proyek ini merupakan kerja sama antara PT KAI sebagai pemilik rel kereta api, lalu PT INKA yang akan menyediakan gerbong, sedangkan Pemkot Madiun akan menyiapkan Jalan Bogowonto agar lebih menarik dengan nuansa Madiun Tempo Dulu.

Maidi telah menyiapkan Rp 400 juta hingga Rp 500 juta untuk mempercantik Jalan Bogowonto dengan lampu-lampu dan ornamen lainnya.

"Ini sudah dimulai semua, mulai pengerukan, mulai pengangkatan. Kita targetkan 3 bulan selesai," terangnya.

Sementara itu, seorang pelaku usaha di Jalan Bogowonto, Lely Miryanti mengaku mendukung rencana pendirian wisata kuliner kereta api tersebut.

"Semoga benar-benar bisa menarik, agar lebih banyak pengunjungnya dan toko bisa jadi lebih ramai," kata Lely.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved