Berita Jember

Kesal Marak Pencurian, Sejumlah Warga di Jember Sengaja Tak Salat Tarawih, 3 Orang Masuk Jebakan

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengingatkan masyarakat Jember berhati-hati dan waspada terhadap tindak kriminalitas, seperti pencurian. Karena di a

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Tiga orang tersangka pencurian barang di Desa Badean Kecamatan Bangsalsari, 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengingatkan masyarakat Jember berhati-hati dan waspada terhadap tindak kriminalitas, seperti pencurian. Karena di awal Ramadan ini, terjadi beberapa kali tindak pencurian.

Karena meskipun Bulan Ramadan disebut sebagai bulan penuh kebaikan, dan disarankan untuk berbuat baik, namun ada saja manusia yang tega berbuat buruk seperti mencuri barang milik orang lain.

Seperti yang dilakukan oleh tiga orang asal Desa Badean Kecamatan Bangsalsari, MN (24), SY (19), dan NZ (26).

Beberapa malam di pekan pertama Ramadan, mereka ditengarai kerap melakukan tindak pencurian. Barang yang dicuri rupanya milik tetangga di Desa Badean saja.

Sekitar 20 tempat sudah mereka datangi. Mereka mencuri barang yang cepat laku dijual, seperti ayam, tabung gas, peralatan pertukangan seperti palu, sampai dengan pisang.

Hal itu tentu membuat geram warga sekitar. Sampai akhirnya pada Sabtu (9/4/2022) malam lalu, sejumlah warga rela tidak menjalankan Salat Tarawih karena sengaja 'nyanggong' gerombolan maling tersebut.

Baca juga: Mau Pasang Setrum Jebakan Tikus Pakai Genset, Pria Lamongan Ini Malah Terbujur Kaku di Sawah

Karena beberapa malam sebelumnya, warga kehilangan ayam atau barang mereka, ketika waktu Salat Tawarih berlangsung.

Warga marah karena pada Sabtu (9/4/2022) siang, pisang di ladang milik Catur, warga setempat banyak yang raib. Warga pun memilih nyanggong malam harinya, saat waktunya Salat Tarawih.

Ternyata benar adanya, tiga orang kedapatan membawa pisang yang telah mereka ambil, dan sembunyikan siang harinya. Tak ayal, perbuatan mereka terpergok warga. Ketiga orang itu pun menjadi bulan-bulanan warga.

"Pelaku pencurian diamankan warga, dan kemudian dibawa petugas. Warga curiga, dan nyanggong, karena sejumlah kejadian pencurian terjadi sejak awal puasa," ujar Kapolsek Bangsalsari AKP Ali Setihono, Senin (11/4/2022).

Baca juga: Alasan Mau Beli Rokok, Napi di Pamekasan Pakai Motor Petugas Lapas Buat Curi Kotak Amal di Musala

Tiga orang pencuri yang babak belur karena dihakimi warga yang geram, kini sudah mendekam di tahanan kantor polisi.

Sedangkan Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengingatkan warga untuk waspada terhadap tindak pencurian. Jika menemukan orang yang dicurigai melakukan tindak kejahatan, sebaiknya menghubungi polisi atau menyerahkannya ke polisi.

"Kami juga meningkatkan patroli, terutama di jam-jam rawan di Bulan Ramadan ini, seperti menjelang waktu berbuka, saat warga jamaah Salat Isya' dan Tarawih, juga menjelang waktu sahur," ujar Hery, Senin (11/4/2022).

Tindak kriminalitas yang harus diwaspadai adalah pencurian. Selain itu, Hery juga mengingatkan warga waspada terhadap kebakaran. Karenanya, Hery meminta warga tidak lupa mematikan kompor sebelum pergi meninggalkan rumah.

Baca juga: Tak Tahu Terima Kasih, Pria Ini Diberi Tumpangan Tinggal Malah Curi Ponsel Pemilik Rumah di Jember

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved