Berita Malang

Ada Masjid di Kota Malang Putuskan Tak Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Pihak Takmir Ungkap Alasan

Masjid Nurul Huda Tlogomas, yang terletak di Jalan Tlogo Indah Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang tidak laksanakan penyembelihan hewan

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Masjid Nurul Huda Tlogomas, yang terletak di Jalan Tlogo Indah Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Masjid Nurul Huda Tlogomas, yang terletak di Jalan Tlogo Indah Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang tidak menerima dan melaksanakan penyembelihan hewan kurban, hanya melaksanakan kegiatan Salat Idul Adha saja. 

Kebijakan tersebut telah dituangkan di dalam surat pemberitahuan yang  dikeluarkan oleh pihak takmir pada Sabtu (11/6/2022).

Menurutnya, kebijakan dan surat pemberitahuan tersebut telah disepakati oleh pengurus yayasan, remaja Masjid Nurul Huda Tlogomas, serta ketua takmir masjid dan musala yang ada di wilayah RW 1 dan RW 2 Kelurahan Tlogomas.

"Jadi, surat pemberitahuan dan kebijakan tersebut dikeluarkan untuk mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Tidak ada tendensi atau niat apapun, murni antisipasi penyebaran PMK. Dan perlu diketahui juga, bahwa surat pemberitahuan dan kebijakan ini hasil dari keputusan bersama, bukan hanya keputusan takmir Masjid Nurul Huda," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di kediamannya, Selasa (14/6/2022).

Selain itu, melalui surat pemberitahuan dan kebijakan tersebut, pihaknya dapat mengantisipasi adanya hewan kurban terkena PMK lalu mati di area Masjid Nurul Huda.

Baca juga: Mati Terserang PMK, Ribuan Sapi di Malang Barat Dikubur Massal, Lambatnya Penanganan Jadi Sorotan

"Kami juga khawatir ada hal seperti itu. Kalau ada hewan kurban terkena PMK lalu mati, pasti nanti yang bertanggung jawab adalah takmir dan pengurus juga," jujurnya.

"Satu masjid yang ada di RW 1 serta 5 musala yang ada di RW 1 dan RW 2, melaksanakan kebijakan tidak menerima dan melaksanakan penyembelihan hewan kurban," terangnya.


"Kebijakan dan surat pemberitahuan itu sifatnya luwes dan tidak mengikat. Apabila sewaktu-waktu mereka akan melakukan penerimaan dan penyembelihan hewan kurban, silahkan saja. Namun, kami tetap berpedoman pada surat pemberitahuan tersebut," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved