Berita Gresik
Meriahnya Sedekah Bumi Desa Kedanyang Gresik, Malam Hari Bakal Dilanjut Hiburan Wayang
Sempat vakum karena tingginya kasus Covid-19, sedekah bumi di Desa Kedanyang berjalan meriah. Tumpengan berisi hasil bumi ludes diserbu warga.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Sempat vakum karena tingginya kasus Covid-19, sedekah bumi di Desa Kedanyang berjalan meriah. Tumpengan berisi hasil bumi ludes diserbu warga.
Tumpeng berisi sayur-sayuran dan buah-buahan menggunung. Sejak pagi, warga memadati Balai Desa Kedanyang, tumpeng tersebut diarak sampai Balai Desa.
Panggung untuk pentas wayang sudah berdiri menutup sebagian badan jalan. Sedekah Bumi yang sempat vakum selama dua tahun kini kembali digelar.
Warga langsung berebut tumpeng yang berada di atas panggung.
Baca juga: Meski Cuaca Kurang Bersahabat, Petani di Madura Tetap Menanam Tembakau: Optimistis
Ketua Panitia, Suwarno menuturkan, sedekah bumi merupakan tradisi tahunan di Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik. Hiburan nguri-nguri seni budaya wayang dan tari remo juga disuguhkan pada hari ini.
"Nanti malam lanjut hiburan wayang," kata Suwarno, Sabtu (18/6/2022).
Suwarno berharapa, pandemi Covid-19 segera sirna atau berlalu. Agar masyarakat desa bisa terua melestarikan budaya sedekah bumi yang sudah ada sejak zaman nenek moyang.
Sedekah bumi mempererat silaturahmi persaudaraan warga Desa Kedanyang. Setelah satu tahun, masyarakat bersyukur dari hasil bumi pertanian di Desa Kedanyang.
“Masyarakat sangat bahagia dengan kegiatan sedekah bumi, serta budaya wayang. Kalau tahun ini wayang, tahu berikutnya ludruk. Bergantian setiap tahunnya. Yang penting sedekah bumi ada lantunan gamelan setiap tahun," imbuhnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/sedekah-bumi-di-desa-kedanyang-kecamatan-kebomas-sabtu-1862022.jpg)