Berita Malang

Tak Kapok Pernah Dipenjara, Warga Malang Ini Kembali Edarkan Barang Terlarang

Edarkan pil double L (pil koplo) di wilayah Kota Malang, seorang residivis ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Blimbing.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kapolsek Blimbing, Kompol Yanuar Rizal Ardianto (kanan) bersama dengan Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga saat menunjukkan tersangka (memakai masker oranye) berikut barang bukti pil double L dalam press rilis yang digelar di Polresta Malang Kota, Jumat (15/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Edarkan pil double L (pil koplo) di wilayah Kota Malang, seorang residivis ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Blimbing.

Tersangka residivis yang ditangkap tersebut berinisial FAV (23), warga Jalan Taman Raden Intan Kavling 542 Kelurahan Arjosari Kecamatan Blimbing.

Kapolsek Blimbing, Kompol Yanuar Rizal Ardianto mengatakan, penangkapan berawal dari informasi yang didapat dari tersangka lain yang telah ditangkap sebelumnya.

"Pada Rabu (18/5/2022), kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada peredaran narkotika jenis pil double L di wilayah Kecamatan Blimbing. Informasi tersebut langsung kami selidiki," ujarnya kepada TribunJatim.com dalam kegiatan press rilis yang digelar di Polresta Malang Kota, Jumat (15/7/2022).

Baca juga: Nekat Edarkan Pil Koplo, Warga Nganjuk Diringkus Polisi, Pelaku Tak Dapat Mengelak

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil menangkap seorang tersangka berinisial DA. Dari DA, didapatkan barang bukti pil double L sebanyak 104 butir.

Dari pengakuan DA, pil koplo itu didapatkan dan dibeli dari seseorang berinisial FAV seharga Rp 160 ribu.

"Setelah dilakukan penyelidikan, di hari yang sama kami menangkap tersangka FAV di rumahnya yang terletak di Jalan Taman Raden Intan Kavling 542. Saat dilakukan penggeledahan di dalam rumah, ditemukan 55.260 butir pil double L yang disimpan di dua botol dan satu kantong plastik," jelasnya.

Dari pengakuan tersangka FAV, ribuan pil double L itu didapatkan dari seseorang berinisial M. Saat ini, M mendekam di Lapas Pamekasan.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka FAV dikenakan Pasal 197 atau Pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 15 tahun.

Kompol Yanuar Rizal Ardianto juga menambahkan, bahwa tersangka FAV merupakan residivis dalam kasus narkotika.

"Tersangka sudah pernah ditangkap dua kali akibat kasus narkotika sabu-sabu. Selain itu, tersangka ini baru bebas dari Lapas Kelas I Malang pada tahun lalu," jelasnya.

Saat ini, Polsek Blimbing telah melimpahkan berkas perkara tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang.

"Untuk perkara dari tersangka FAV ini, telah kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang. Dan tidak lama, akan segera disidangkan di PN Malang," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved