Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Surabaya

DPRD Desak Semua Hotel di Surabaya Tuntaskan SLF Tahun Ini, Ketua Komisi A: Permudah Pengurusan

DPRD desak semua hotel di Surabaya tuntaskan SLF tahun ini, Ketua Komisi A: Permudah pengurusan, minta pemkot beri layanan optimal, dan dipermudah.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Nuraini Faiq
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pertiwi Ayu Khrisna meminta agar seluruh hotel menuntaskan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) demi terpenuhinya standar keselamatan bangunan di Surabaya, Senin (25/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Nuraini Faiq

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komisi A DPRD Kota Surabaya memberi perhatian khusus terhadap standar keselamatan bangunan gedung, mal, dan hotel yang ada di Kota Surabaya.

Mereka mendesak agar seluruh hotel di Kota Surabaya segera menuntaskan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Sertifikat tersebut sebagai tolok ukur akan standar keselamatan gedung.

Beberapa hari terakhir, semua hotel didorong untuk menyelesaikan dan menuntaskan SLF.

"Tahun ini semua hotel harus ber-SLF," kata Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pertiwi Ayu Khrisna, Senin (25/7/2022).

Dia juga meminta Pemkot Surabaya memberi layanan optimal pada penuntasan pengurusan SLF. Layanan harus dipermudah agar seluruh hotel atau bangunan yang ada di Surabaya memberi jaminan keselamatan bagi pengunjung dan tamu.

Pemkot juga harus mendorong agar semua hotel patuh dan menaati SLF. Komisi A akan terus melakukan langkah untuk membantu pemkot dalam penegakan peraturan, baik Perda maupun Perwali.

Salah satunya tentang penertiban izin operasional hotel yang berkaitan dengan SLF.

Pihak hotel perlu memahami tentang SLF. Ketertiban operasional hotel, salah satunya harus melengkapi SLF.

Komisi A berharap semua hotel patuh pada syarat SLF. Yang utama adalah kemauan dari pengusaha untuk patuh. Jangan beralasan terkena dampak pandemi Covid-19 atau tidak mempunyai dana untuk mengurusnya.

Dikatakan Pertiwi Ayu Khrisna, aturan harus ditegakkan demi keselamatan bersama.

“Termasuk menertibkan pengusaha yang melakukan kesalahan maupun pelanggaran agar tidak merugikan orang lain,” tutur politisi Partai Golkar ini. 

Minta PHRI Berperan

Komisi A lebih lanjut meminta pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Surabaya bisa menjelaskan kepada para pengusaha hotel terkait pentingnya SLF, maupun terkait temuan pelanggaran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved