Berita Terpopuler

BERITA TERPOPULER JATIM: Kasus Kekerasan Seksual di Sidoarjo Tinggi - Syarat Pelanggan KA Jarak Jauh

3 Berita terpopuler Jatim hari ini, Rabu (17/8/2022). Kasus kekerasan seksual di Sidoarjo tinggi hingga syarat pelanggan KA jarak jauh.

Tribun Jatim Network/M Taufik
Berita terpopuler Jatim hari ini, Rabu (17/8/2022). Kasus kekerasan seksual di Sidoarjo tinggi hingga syarat pelanggan KA jarak jauh. 

TRIBUNJATIM.COM - Beragam berita menarik yang terjadi di wilayah Jawa Timur terangkum dalam berita terpopuler Jatim hari ini, Rabu (17/8/2022).

Pada berita terpopuler Jatim hari ini dibuka dengan jumlah kasus kekerasan seksual di Sidoarjo terbilang tinggi. Banyak hal yang menjadi penyebabnya. Mulai faktor ekonomi, salah tontotan di media sosial, kurangnya kesadaran untuk segera melapor ketika terjadi kekerasan, serta beberapa penyebab lain.

Korban maupun masyarakat yang mengetahui ada kekerasan terhadap perempuan atau terhadap anak harusnya lebih proaktif.

Selanjutnya, pelanggan Kereta Api jarak jauh dengan usia 18 tahun wajib disyaratkan menerima vaksinasi ketiga (booster).

Jika belum menerima booster, pelanggan KA wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam pada saat boarding.

Ingin tahu berita selengkapnya, berikut ini berita terpopuler Jatim hari ini selengkapnya, Rabu (17/8/2022) yang dirangkum TribunJatim.com untuk Anda:

1. Kasus Kekerasan Seksual di Sidoarjo Tinggi, Gus Muhdlor Launching Satgas PPA: Lapor jika Jadi Korban

Launching Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak atau Satgas PPA Sidoarjo, yang digelar di Pendopo Sidoarjo, Senin (15/8/2022).
Launching Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak atau Satgas PPA Sidoarjo, yang digelar di Pendopo Sidoarjo, Senin (15/8/2022). (Tribun Jatim Network/M Taufik)

Jumlah kasus kekerasan seksual di Sidoarjo terbilang tinggi. Banyak hal yang menjadi penyebabnya. Mulai faktor ekonomi, salah tontotan di media sosial, kurangnya kesadaran untuk segera melapor ketika terjadi kekerasan, serta beberapa penyebab lain.

Korban maupun masyarakat yang mengetahui ada kekerasan terhadap perempuan atau terhadap anak harusnya lebih proaktif.

“Cepat melapor jika jadi korban atau melihat kekerasan di lingkungannya,” kata Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor di sela launching Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Pendopo Sidoarjo, Senin (15/8/2022).

Baca juga: Tren Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Jember Memprihatinkan, Tujuh Bulan Awal Tembus 126 Kasus

Baca juga: Pemilik SPI Batu Julianto Eka Putra Dituntut 15 Tahun Penjara Terkait Kasus Kekerasan Seksual

Cara melapornya bisa lewat Call Center 112 milik Pemkab Sidoarjo atau lewat nomor 08113029800 yang sengaja disiapkan untuk menerima pengaduan.

Menurut Gus Muhdlor, panggilan Ahmad Muhdlor, selama ini korban kekerasan banyak yang enggan untuk melapor. Penyebabnya korban merasa tidak aman atau nyaman. Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab maraknya kasus kekerasan perempuan dan anak yang tidak terungkap.  

Data di Polresta Sidoarjo menyebut, selama tiga tahun terakhir ada ratusan kasus kekerasan yang terjadi. Rinciannya, pada tahun 2022 terhitung ada 90 kasus yang terdiri dari 27 kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), 6 penelantaran, 19 kasus kekerasan fisik, dan 38 kasus persetubuhan atau perbuatan cabul.

Baca Selengkapnya

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved