Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Arti Kata

Arti Kata Catcalling yang Kerap Bikin Resah Anak Muda, Ketahui Dampak Buruk hingga Sejarah Munculnya

Ternyata catcalling adalah siulan, panggilan dan komentar yang bersifat seksual dari seorang pria pada perempuan yang lewat di hadapannya.

Editor: Elma Gloria Stevani
pixabay.com
Catcalling kerap dianggap hal lumrah oleh sebagian masyarakat. Namun, Catcalling ternyata dapat berakibat buruk untuk jangka panjang. Berikut, 6 dampak buruk yang mungkin terjadi. 

TRIBUNJATIM.COM -  "Hey, cantik", "Wih, sendirian aja nih", "Suitt suittt...".

Celetukan-celetukan iseng seperti itu kerap dijumpai di tengah masyarakat.

Fenomena ini dikenal dengan istilah catcalling.

Saking banyaknya, catcalling seolah telah menjadi kebiasaan.

Menurut Oxford Dictionary, catcalling merupakan siulan, panggilan dan komentar yang bersifat seksual dari seorang pria pada perempuan yang lewat di hadapannya.

Biasanya pelaku catcalling atau catcaller dijumpai di jalan atau ruang publik.

 

Catcaller biasanya menunjukkan gestur menggoda demi menarik perhatian korban.

Catcalling sendiri tergolong sebagai pelecehan seksual berbentuk verbal atau street harrastment.

Catcaller seakan tak sadar bahwa pujian atau sapaan bernuansa seksual merupakan salah satu bentuk pelecehan. Sebagian besar korban pun merasa dilecehkan dan tak nyaman dengan kehadiran catcaller.

Hal itu dibenarkan oleh Komisioner Komnas Perempuan, Rainy Hutabarat.

"Terdapat nuansa seksual dalam ucapan, komentar, siulan, atau pujian, kadang-kadang disertai kedipan mata. Korban merasa dilecehkan, tak nyaman, terganggu, bahkan terteror," kata Rainy Hutabarat.

1. Sejarah Munculnya Istilah Catcalling

Istilah catcalling sudah ada sejak 200 SM lalu.

Saat itu, catcalling masih diartikan sebagai "wolf whistle" atau peluit serigala.

Istilah itu digunakan untuk menggambarkan nafsu seorang laki-laki pada perempuan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved