Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Arti Kata

Arti Kata Catcalling yang Kerap Bikin Resah Anak Muda, Ketahui Dampak Buruk hingga Sejarah Munculnya

Ternyata catcalling adalah siulan, panggilan dan komentar yang bersifat seksual dari seorang pria pada perempuan yang lewat di hadapannya.

Editor: Elma Gloria Stevani
pixabay.com
Catcalling kerap dianggap hal lumrah oleh sebagian masyarakat. Namun, Catcalling ternyata dapat berakibat buruk untuk jangka panjang. Berikut, 6 dampak buruk yang mungkin terjadi. 

Hal itu dibenarkan oleh William Castello.

"Catcalling berisiko buruk pada kesehatan mental termasuk gejala depresi dan gangguan makan, dan bahkan penurunan produktivitas," jelas William Castello.

2. Munculnya Perasaan Takut Sendiri Ketika Berada Di Tempat Umum

Kebanyakan korban catcalling menjadi takut sendiri saat berada di tempat umum. Akibatnya, mereka memilih untuk membatasi mobilitas di luar ruangan. Profesor sosiologi dari St. John’s University, Geraldine Cicero menyebut batasan itu berdampak pada kualitas hidup korban.

"Tak jarang, mereka (korban) membatasi mobilitasnya di ruang pribadi maupun publik. Pasalnya, catcalling juga berkorelasi dengan peningkatan ketakutan dan persepsi risiko pemerkosaan. Akhirnya, hal itu berdampak pada kualitas hidup dan perkembangan pribadi mereka," papar Geraldine Cicero.

3. Menurunkan Kepercayaan Diri Seseorang

Risiko lain karena catcalling yakni menurunnya kepercayaan diri seseorang. Mayoritas korban biasanya akan merasa malu dan cemas akan penampilannya. Hal itu lagi-lagi dibenarkan oleh William Castello.

"Pelecehan semacam catcalling juga dapat berdampak serius pada kepercayaan diri wanita. Akibatnya, pelecehan verbal seperti catcalling dapat membuat wanita merasa malu dan cemas akan penampilannya," kata William Castello.

4. Risiko Munculnya Pertengkaran

Risiko pertengkaran antara pelaku dan korban juga memungkinkan terjadi. Kondisi itu muncul ketika korban tak terima dengan perlakuan catcaller.

Pasalnya, tak jarang, terdapat korban catcalling yang berontak lantaran tak terima mengalami pelecehan. Tentunya, adu mulut bahkan fisik berisiko terjadi di antara kedua belah pihak.

5. Pelaku Terancam Pidana

Kini catcaller dapat terancam hukuman pidana. Hal itu lantaran Undang-Undang (UU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) telah disahkan. Berdasarkan Pasal 5 UU TPKS, pelaku perbuatan seksual nonfisik bisa terancam hukuman pidana hingga 9 bulan penjara. Pelaku juga bisa terkena pidana denda paling banyak Rp10 juta.

Di beberapa negara seperti Portugal, Belgia, dan Argentina, perilaku catcalling sudah masuk ke ranah hukum pidana. Bahkan, di Prancis warga negaranya dilarang melakukan catcalling dan meminta para korban untuk berani melapor.

6. Memicu Trauma Korban

Dampak terburuk yakni korban berisiko memiliki trauma usai mengalami catcalling.

Apalagi, bagi mereka yang memiliki mental dan fisik lemah.

Psikolog terkenal Dr. Colleen Cullen membenarkan pandangan tersebut.

"Pengalaman pelecehan verbal dapat memicu gejala depresi terutama bagi mereka yang baru mengalami.

Dalam jangka panjang, beberapa wanita menunjukkan tanda-tanda traumatis yang sulit disembuhkan," kata Dr. Cullen.

Nah, itu dia dampak buruk yang sering terjadi karena maraknya catcalling.

Semoga artikel di atas membantu Tribunners menyadari akan bahaya catcalling.

Baca berita terkait arti kata lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved