Berita Malang
Jelang Perayaan Tahun Baru 2023, Jumlah Penumpang Terminal Arjosari Malang Naik Capai 15 Persen
Jelang perayaan tahun baru 2023, aktivitas di Terminal Arjosari Malang berlangsung kondusif.
Penulis: Benni Indo | Editor: Arie Noer Rachmawati
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menyampaikan, kondisi saat liburan akhir tahun ini diprediksi berbeda dari dua tahun sebelumnya.
Baca juga: Kasus Tabib Cabul di Malang, Warga Ungkap Sosok Pelaku Sehari-hari: Kaget dan Tidak Menyangka
Pasalnya, kegiatan masyarakat dalam rangka pengendalian pandemi Covid-19 sudah tidak terlalu ketat.
"Karena Malang Raya ini menarik untuk dikunjungi wisatawan kendaraan roda dua maupun empat akan datang juga ke Kota Malang," kata Widjaja.
Diperkirakan, peningkatan pergerakan arus kendaraan mencapai 30 persen dibandingkan hari biasanya.
Djaja menyebut, pihaknya telah memetakan beberapa wilayah di Kota Malang yang dimungkinkan terjadi kepadatan arus kendaraan saat akhir tahun nanti.
Djaja juga menginformasikan adanya kebijakan pembatasan yang berlaku du ruas non tol.
Di kawasan Jawa Timur, berdasarkan informasi dari Kemenhub RI, ruas jalan non tol yang masuk pembatasan adalah Pandaan-Malang, Probolonggo-Lumajang, Jombang-Caruban dan Banyuwangi-Jember.
Dinas Perhubungan Kota Malang memprediksi pergerakan manusia di Kota Malang pada liburan Natal dan tahun baru mencapai 1,19 juta orang.
Mengantisipasi hal tersebut, sejumlah rencana disusun untuk mengantisipasi kemacetan.
Widjaja mengungkapkan, kemungkinan rencana perubahan jalur pun bisa dilakukan jelang perayaan tahun baru jika kondisi jalan raya dinilai membutuhkan solusi pengurai kemacetan.
Sejauh ini, masih belum ada rencana perubahan arus lalu lintas di kawasan Kota Malang jelang liburan akhir tahun.
"Sesuai prediksi dari Kemenhub, di Jawa Timur ini ada 44 juta pergerakan orang, di Kota Malang diprediksi mencapai 1,19 juta orang," ungkapnya.
Menurutnya, sangat mungkin sekali orang atau wisatawan yang menuju Kota Malang menggunakan moda transportasi roda dua dan empat.
Bahkan Widjaja juga memprediksi wisatawan datang menggunakan kendaraan angkutan umum seperti bis.
"Kami menempatkan personil di pos-pos yang telah ditentukan oleh Polresta Malang Kota. Apabila nanti juga dibutuhkan pos tambahan, kami siap bantu," ujarnya.
Berita Malang lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com