Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar
Berawal dari Tahanan Lapas Sleman, Komplotan Perampok Rumah Dinas Wali Kota Blitar Terbentuk
Sepak terjang komplotan perampok Mujiadi cs yang berhasil menggasak uang Rp730 juta dan perhiasan, milik Wali Kota Blitar Santoso dari dalam rumah din
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
Mereka memarkirkan mobil di dekat rumah dinas untuk melihat berapa jumlah orang yang berjaga, mempelajari situasi di dalamnya dari luar.
Termasuk menentukan, kapan saja waktu yang tepat aktivitas; lalu lalang para petugas jaga di dalam rumah dinas tersebut, mulai berhenti.
"Karena itu menyandera. Kan seminggu sebelum kejadian mereka sudah gambar, rumah wali kota. Lalu waktu kejadian mereka langsung masuk dan penjaganya lagi tidur, Satpol PP itu, langsung disekap, ditali, satu korban disuruh menunjuk-nunjukin lokasi," jelas Tri Sis.
2) Sekitar pukul 18.00, pada Jumat (9/12/2022), tersangka Mujiadi dan Oki Supriadi, yang sedang berada di Karawang Timur, Jabar, kembali berangkat menuju sebuah hotel di dekat Terminal Purabaya Surabaya
Mereka mengendarai sebuah mobil Toyota Kijang Innova GXW42 tahun 2004 warna hitam metalik bernopol AG-1217-VY. Dan tiba di hotel pukul 03.00 WIB, pada Sabtu (10/12/2022), dan langsung beristirahat di hotel tersebut.
Menurut Direktur Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto, mobil tersebut merupakan milik sah dari tersangka Mujiadi, yang dibeli sekitar Rp100 juta, jauh-jauh hari sebelum menjalankan aksinya.
"Jadi mobil dibeli 100 juta, ada kwitansinya. Termasuk pengungkapan dari pembelian, dari MT, tersangka yang kami sampaikan," ujar Totok, dalam konferensi pers di Gedung Bidang Humas Mapolda Jatim.
3) Sekitar pukul 07.00 WIB, Minggu (11/12/2022), tersangka Mujiadi dan Oki Supriadi, menjemput Asmuri, dan Medi Afrianto di Terminal Purabaya Surabaya.
4) Keempat pelaku itu pergi ke Pasar Kembang, Sawahan, Surabaya untuk service mobil. Kemudian berlanjut pergi ke Pasar Loak di Demak, Asemrowo, Surabaya untuk membeli empat buah lakban, 15 potong tali warna putih berukuran sekitar satu meter, dan sebuah obeng minus besar.
Kemudian, berlanjut ke Pasar Turi Surabaya untuk membeli dua buah borgol seharga Rp80 ribu, dan sebuah rompi warna cream seharga Rp120 ribu.
5) Setelah mendapatkan peralatan yang diperlukan, keempat tersangka berangkat ke Pasar Mojoagung Jombang untuk menjemput tersangka Ali Jayadi.
Kemudian sekitar pukul 20.00 WIB, mereka bertemu dengan tersangka Ali Jayadi yang mengendarai mobil Daihatsu Terrios.
Lalu, kelima orang tersangka itu berangkat ke Rumah Sakit NU Jombang untuk memarkirkan mobil milik Ali Jayadi.
Selanjutnya para tersangka dengan mengendarai mobil Toyota Kijang Innova berangkat ke Rumah Dinas Wali Kota Blitar.
6) Sekitar pukul 01.00 WIB, Senin (12/12/2022), setibanya di Kota Blitar, mereka berkeliling
mencari tepat sepi, agar mengganti pelat nopol berwarna merah, sesuai dengan perintah Mujiadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Tiga-dari-lima-orang-pelaku-perampokan-perampok-Rumah-Dinas-Wali-Kota-Blitar.jpg)