Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Surabaya

Kencan Terselubung Pasangan di Surabaya Buyar Gegara Pintu Diketuk, Pura-pura Telpon, Rupanya Kabur

Satu dari pasangan bukan pasutri keciduk razia hotel di Surabaya pura-pura telpon ternyata kabur. Kencan terselubung pun buyar.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Anggota Sie Trantib Satpol PP dan Unit Binmas Polsek Dukuh Pakis Surabaya razia hotel jelang Valentine di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Senin (13/2/2023) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Enam pasangan bukan suami istri diamankan petugas gabungan Polsek Dukuh Pakis dan Sie Trantib Satpol PP Pemkot Surabaya.

Mereka terjaring razia hotel menjelang Valentine di sebuah hotel Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Senin (13/2/2023) malam. 

Di antara pasangan keciduk itu, ada yang naik pitam karena tidak terima diperiksa hingga kepergok kencan terselubung.

Pasangan yang naik pitam tersebut menanyakan keperluan petugas mengetuk kamarnya malam hari. 

Pasangan muda mudi itu juga meminta petugas menunjukkan bukti surat perintah pengecekan.

Wanita berinisial JM (26) warga Sawahan, Surabaya, mengaku menginap sebagai tamu hotel hanya bersama pria yang berstatus teman.

Baca juga: Razia Hotel dan Kos-kosan di Tuban Jelang Valentine, 4 Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan Polisi 

Baginya hal tersebut wajar dan diperbolehkan.

Bahkan, ia justru menanyakan surat perintah para petugas mengetuk pintu kamarnya dan melakukan pendataan. 

"Iya saya sama teman, cuma berdua. Ada apa ya. Apakah ada surat izin mendokumentasikan ini," ujar wanita berambut panjang sebahu itu, kepada petugas.

Kapolsek Dukuh Pakis Polrestabes Surabaya, Kompol Moh Irfan pun berusaha secara persuasif memberikan pengertian.

Bahwa kegiatan yang mereka lakukan memiliki izin Surat Perintah Operasi Yustisia untuk melakukan pendataan dan pengecekan pada para tamu beberapa hotel di Kecamatan Dukuh Pakis Kota Surabaya

JM akhirnya terdiam dan akhirnya manut diajak petugas menjalani pendataan di ruang lobby utama hotel tersebut. 

"Kami melakukan pengecekan identitas masing-masing, pasangannya atau apa. Kami hanya mengecek saja. Itu suaminya. Teman ya. Tapi boleh ya nanti dihubungkan ke orangtuanya," ujar Moh Irfan, diikuti Kanit Reskrim Polsek Dukuh Pakis, Iptu Aman Hasta.

Para tamu hotel yang kedapatan tidak dapat menujukkan surat keabsahan sebagai pasutri, diminta petugas menjalani pendataan di ruang lobby hotel tersebut. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved