Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Jatim

Apindo Jatim Acungi Jempol Kapolri Amankan Mudik hingga Fasilitasi Bus Gratis untuk Masyarakat

Ketua DPP Apindo Jatim Eddy Widjanarko mengapresiasi keberhasilan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjamin keamanan dan kelancaran pelaksaan mom

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/LUHUR PAMBUDI
Ketua DPP Apindo Jatim Eddy Widjanarko berikan apresiasi soal kelancara momen mudik Lebaran 2023 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua DPP Apindo Jatim Eddy Widjanarko mengapresiasi keberhasilan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjamin keamanan dan kelancaran pelaksaan momen mudik Lebaran 2023 atau 1 Syawal 1444, di seluruh daerah Indonesia, beberapa waktu lalu. 

Apalagi, selama pelaksanaan pengamanan momen lebaran, melalui Operasi Ketupat 2023 ini, arus mobilisasi masyarakat yang melakukan perjalanan arus mudik ataupun balik, terpantau lancar. 

Tidak didapati adanya temuan menonjol kepadatan antrean kendala di beberapa titik ruas jalan. 

Bahkan, Polri secara serentak di seluruh polda, memberikan fasilitas transportasi darat bus untuk balik mudik yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai gratis. 

Selain bertujuan agar menekan angka kecelakaan dan fatalitas selama berlangsungnya arus mudik hingga balik. 

Layanan jasa transportasi gratis tersebut juga merupakan bagian dari komitmen Polri memberikan pelayanan masyarakat secara humanis dan sepenuh hati. 

"Masyarakat banyak yang merasa puas dengan kinerja kepolisian saat menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2023. Tidak terjadinya kemacetan parah di kantong-kantong rawan macet selama musim mudik seperti tahun-tahun sebelumnya turut memulihkan citra Kepolisian. Padahal pemudik tahun ini juga naik signifikan pasca dua tahun pandemi Covid-19," ujarnya, pada awak media, di Surabaya, Senin (1/5/2023). 

Tak ayal, jika hasil survei Lembaga Indikator Politik Indonesia (LIPI), mengumumkan adanya kenaikan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri, dengan persentase 73,2 persen.

Menurut Eddy Widjanarko, peningkatan persentase kepercayaan publik terhadap Polri, menjadi tolok ukur keberhasilan Polri dalam membenahi atau 'bersih-bersih' di tubuh Polri yang kerap digaungkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dengan tetap meneguhkan prinsip pada prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan (Presisi).

“Semangat Kapolri untuk mereformasi kepolisian menjadi lembaga penegak hukum yang baik di mata masyarakat telah membuahkan hasil. Kami apresiasi,"

Bagi Eddy Widjanarko, apa yang diupayakan oleh Kapolri untuk mengembalikan citra kepolisian dengan rentetan cobaan belakangan ini, tidaklah mudah, bahkan butuh perjuangan dan kerja keras.

Sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam menyelesaikan kasus besar di Internal Polri, dengan semangat 'bersih-bersih' dan berbenah, semakin menarik simPATI masyarakat, dan tentunya memperoleh tempat khusus di hati masyarakat.

"Tingginya hasil survei kepercayaan publik terhadap Polri juga berkat kinerja kepolisian dalam membangun komunikasi dengan masyarakat," jelasnya. 

"Kami berharap, capaian ini terus ditingkatkan diiringi dengan meningkatkan pelayanan masyarakat," pungkasnya. 

Sebelumnya, mengenai puncak arus balik di Jatim, Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, potensi gelombang arus balik pemudik terpantau landai dan cenderung terkendali. 

"Arus balik cukup landai, memang destinasi terakhir Jawa Timur setelah Jawa Tengah dan Jawa Barat sehingga ini juga menurunkan arus lalu lintas dan menjadi terkendali dengan baik di seluruh Jawa Timur," ujarnya pada awak media di Mapolda Jatim, Jumat (28/4/2023). 

Pihaknya justru memberikan perhatian lebih pada sejumlah titik destinasi wisata yang tersebar di Jatim. 

Karena, lebih dari sepekan momen libur cuti bersama lebaran, cenderung dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berlibur ke destinasi wisata. 

Namun, lanjut Toni, dengan serangkaian analisis dan siasat untuk membaca potensi mobilisasi kendaraan wisatawan pemudik. Potensi kepadatan ataupun kemacetan ke destinasi wisata dapat diantisipasi

"Dan yang berkesan para pemuda juga bisa berkesan dengan saat mudik di Jawa Timur rasa aman dan nyaman bagi mereka yang mudah di Jawa Timur," jelasnya. 

Di singgung mengenai persimpangan tiga arus di Mengkreng Kota Kediri, yang disebut sempat terjadi kemacetan hingga beberapa kilometer ekor antrean. 

Toni menegaskan, kemacetan kendaraan yang dimaksud di titik Mengkreng, bukan karena adanya ketersendatan (stuck), melainkan antrean arus volume kendaraan berlebihan akibat momen mudik. 

Diperparah dengan karakter persimpangan tersebut juga terdapat hambatan berupa dua pintu perlintasan kereta api (KA), dengan frekuensi 34 kali KA melintas setiap harinya. 

"Jadi bisa dibayangkan itu memang juga terjadi kepadatan apalagi kalau macet. Alhamdulillah InsyaAllah tahun ini tidak apalagi di Batu Malang dan ditambah kita menerapkan pola buka tutup arus lalu lintas dan ini sangat membantu betul sehingga tidak ada kepadatan yang berkepanjangan," pungkasnya. 

Sementara itu, dikutip dari Kompas.com, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi lonjakan arus balik kedua pada Minggu (30/4/2023), dan Senin (1/5/2023). 

Kendati begitu, Menhub telah meminta seluruh petugas di simpul transportasi untuk mengantisipasi lonjakan tersebut dengan baik. 

"Kami mohon dukungan dari masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan penyelenggaraan arus mudik dan balik. Karena tidak mungkin mudik ini bisa berjalan dengan baik tanpa dukungan dari para masyarakat yang melakukan mudik," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/4/2023).

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved