Berita Mojokerto
HUT Ke-200 Tahun Kelenteng Hok Sian Kiong Mojokerto, Bukti Nyata Kerukunan Tionghoa dan Jawa
Yayasan Tri Dharma Hok Sian Kiong Kota Mojokerto, menggelar serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-200 tahun Kelenteng Hok Sian Kiong.
Sementara itu, Ketua TITD Indonesia, Liem Hwat Hok menambahkan, kirab ritual dan budaya ini bertujuan supaya daerah pertanian yang menjadi rute kirab YM Macho Thiang Shang Sheng Mu menjadi subur.
"Macho dikirab tujuannya agar daerah pertanian subur sehingga rakyat lebih sejahtera dan Kota Mojokerto Gemah Ripah Loh Jinawi," katanya.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengungkapkan, rangkaian kegiatan HUT ke 200 tahun Kelenteng Hok Sian Kiong dan HUT ke 1.063 YM Macho Thiang Shang Sheng Mu ini dilakukan dengan penuh kebahagiaan karena bisa saling bertatap muka, bersua dan silaturahmi dengan 52 kelenteng yang ada di Indonesia.
"Kita tidak berbeda, tapi kita satu anak bangsa kesatuan Indonesia. Jas merah, kelenteng ini didirikan megah selama 200 tahun," ungkapnya.
Semua yang hadir di Kelenteng Hok Sian Kiong, lanjut Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini, ikut menyaksikan kemegahan kelenteng.
"Kelenteng ini merupakan bukti historis, 200 tahun lalu terjadi akulturasi budaya di Kota Mojokerto. Terjadi penyatuhan antara budaya Tionghoa dan Jawa," ucapnya.
Wali Kota yang akrab disapa Neng Ita ini menegaskan, 200 tahun yang lalu, masyarakat di Kota Mojokerto hidup berdampingan dan bisa terjaga hingga saat ini.
"Abad 13 akhir atau awal 14 yakni 800 tahun lalu, Mojokerto pusat Kerajaan Majapahit yang menyatuhkan berbagai banyak kerajaan yang menjadi satu cikal bakal Nusantara dan NKRI. Kebanggaan kita bahwa di Mojokerto, 800 lalu menjadi pusat penyatuhan," ujarnya.
Ikuti berita seputar Mojokerto
Yayasan Tri Dharma Hok Sian Kiong
Kota Mojokerto
hari ulang tahun
Kelenteng Hok Sian Kiong
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari
Tribun Jatim
TribunJatim.com
5 Tahun Lalu Warga Sudah Patungan, Jalan Rusak di Mojokerto Tak Digubris, Pemda: Belum Bisa Akomodir |
![]() |
---|
Sambut Libur Panjang, Ratusan Bus di Terminal Kertajaya Mojokerto Diperiksa |
![]() |
---|
Jadwal Pembelajaran Bulan Ramadan di Mojokerto, Awal Puasa Siswa Belajar di Rumah |
![]() |
---|
Kisah Bripka Muliono, Polisi di Mojokerto yang Nyambi Jadi Petani Setelah Bertugas |
![]() |
---|
Ini Penyebab Program Makan Bergizi Gratis di Kota Mojokerto Ditunda hingga 3 Februari 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.