Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Mahasiswi Unej Tewas di Gunung Argopuro

Alasan Mahadipa FT Unej Tak segera Hubungi Basarnas ketika Korban Kritis Pertama: Bukan Menolak

Alasan Mahadipa Fakultas Teknik Unej tak segera menghubungi Basarnas ketika korban kritis pertama: Bukan menolak.

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Imam Nawawi
Dekan Fakultas Teknik Universitas Jember (Unej) dan Pengurus UKM Pecinta Alam saat jumpa pers terkait tewasnya mahasiswi Unej saat ikuti kegiatan di Lereng Gunung Argopuro Jember, Selasa (14/11/2023). 

Menurutnya, korban tidak mencantumkan riwayat penyakit yang diderita dalam form pendaftaran. Bahkan juga mencantumkan surat keterangan sehat.

"Kemudian juga sebelum H-1, kami juga memberikan arahan peserta harus memberikan surat keterangan sehat. Entah itu berupa surat keterangan dari puskesmas atau apapun itu yang menjelaskan bahwa kondisi badan dari peserta normal atau sehat," kata Alung.

Salama Diklatsar berlangsung, kata Alung, tidak ada petugas medis yang mendampingi.

Tetapi panita, sudah menyiapkan obat-obatan jika dibutuhkan. 

"Kalau dari yang saya tahu, dan saya terjun ke lapangan, selama melakukan kegiatan kita menyiapkan obat-obat yang diperlukan. makanya kenapa kita meminta daftar riwayat penyakit peserta. Sehingga nantinya kita bisa melakukan antisipasi," bebernya.

Sebelumnya, Dekan Fakultas Teknik Unej, Triwahju Hardianto mengaku telah menghentikan seluruh Kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Divisi Pecinta Alam (Mahadipa) Fakultas Teknik Universitas Jember, selaku penyelanggara diklatsar yang memakan korban jiwa.

"Untuk sementara dan sampai dengan waktu yang tidak ditentukan. Menghentikan kegiatan mahasiswa terkait aktivitas di luar kampus bagi UKM Mahadipa," paparnya.

Triwahju menegaskan, jajaran Dekanat Fakultas Teknik Unej akan melakukan evaluasi internal terhadap organisasi kemahasiswaan (Orkema) ini. Supaya insiden tersebut tidak terulang kembali.

"Dengan adanya kejadian hal ini, kita perlu lebih mendetailkan lagi terkait SOP pada saat berada di lapangan, dan sebelum di lapangan," tuturnya.

Sebatas informasi, polisi telah menghentikan penyelidikan tewasnya mahasiswi di Lereng Gunung Argopuro Jember. Sebab pihak keluarga menolak adanya autopsi.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved