Pemilu 2024
20 Ribu Alat Peraga Kampanye Dicopot saat Masa Tenang Pemilu 2024, Ada Lokasi yang Sulit Dijangkau
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah melakukan pembersihan Alat Peraga Kampanye saat masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Jember.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi
TRIBUNJATIMUR.COM, JEMBER- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah melakukan pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK) saat masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Jember.
Komisioner Bawaslu Jember, Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi (Datin) Devi Aulia Rahim mengungkapkan, hasil pembersihan serentak sejak 11 Februari 2024 terdapat 20 ribu bahan kampanye telah dicopot.
"Tapi kami yakin 20 ribuan alat peraga kampanye ini, belum terlaporkan semua. Karena kami akan terus memastikan alat peraga kampanye itu akan bersih," ujarnya, Senin (12/2/2024).
Menurutnya, Bawaslu Jember akan terus melanjutkan penyapuan alat peraga kampanye milik Partai Politik, Calon Anggota Legislatif (Caleg) maupun Calon Presiden (Capres) Peserta Pemilu 2024 sampai bersih.
"Sampai besok, dan kami melakukan patroli pembersihan di Kecamatan, untuk mengecek di lokasi tersebut sudah bersih atau belum," kata Devi.
Devi mengungkapkan, selama proses pembersihan alat peraga kampanye saat masa tenang. Katanya, terdapat beberapa daerah yang sulit dijangkau oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) 2024.
Baca juga: BREAKING NEWS: Masa Tenang di Bojonegoro Tercoreng, Kades Ngunut Malah Galang Dukungan ke Eks Bupati
"Seperti yang berada di papan reklame besar, itu untuk mencopotnya kan harus menggunakan alat. Sehingga kami butuh support dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam membersihkan APK yang ada ditempat tempat tersebut," kata Devi.
Dia menegaskan selama masa tenang, seluruh peserta Pemilu 2024 dilarang berkampanye dengan metode apapun. Sehingga Bawaslu Jember harus memastikan hal tersebut.
"Baik itu lewat alat peraga kampanye, atau bahan kampanye. Dan kami sudah kirim surat ke partai, supaya setelah masa kampanye berakhir, seluruh alat peraga kampanye segera dibersihkan, karena itu tunggang jawab parpol," papar Devi.
Sementara, Kepala Satpol PP Jember, Bambang Saputro, mengatakan penyapuan alat peraga kampanye dihari pertama diprioritaskan, untuk wilayah segitiga emas yang ada di Kecamatan Patrang, Kaliwates, dan Sumbersari.
"Penertiban APK untuk membantu Bawaslu ini menjadi prioritas menjelang berlangsungnya pemilu pada 14 Februari nanti. Harapannya situasi Jember selalu kondusif," ucapnya.
Baca juga: Kenapa Dirty Vote Dirilis di Masa Tenang Pemilu 2024, Sutradara Dandhy Laksono Ungkap Harapan
Bawaslu Jember
TribunJatim.com
Tribun Jatim
alat peraga kampanye
Jember
Bambang Saputro
Devi Aulia Rahim
Alasan Nisya Ahmad Dilantik Jadi Anggota DPRD Jabar Padahal Kalah Suara Pemilu 2024, Ini Kata KPU |
![]() |
---|
Hadiri Pembekalan Caleg Terpilih dari PDIP se-Jawa Timur, Hasto Kristiyanto Bawa Pesan Megawati |
![]() |
---|
Hasil Lengkap Pileg 2024 Pasca Putusan MK, PDIP Raih Suara Terbanyak, Disusul Golkar dan Gerindra |
![]() |
---|
Penyebab Lima Caleg DPRD Bojonegoro Terpilih Hasil Pemilu 2024 Terancam Gagal Dilantik |
![]() |
---|
Dipecat Partai Usai Terbukti Geser Suara, Mimpi Dodik Jadi Anggota DPRD Kota Madiun Kandas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.