Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Malang

Ngakunya Dokter, Penjual Nasi Pecel Tertipu Penampilan Rapi dan Klimis Motor Raib Dibawa Lari

Berpenampilan Rapi dan Klimis, Pria di Malang Ngaku Dokter Bawa Lari Motor Penjual Nasi Pecel

|
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Samsul Arifin
istimewa/Polsek Klojen
Tersangka Steven Semuel alias Reski (42) saat diamankan Unit Reskrim Polsek Klojen. 

Satreskrim Polresta Sleman berhasil menangkap Elwizan Aminudin setelah sekian lama buron.

Belakangan terkuak kalau Elwizan Aminudin adalah mantan kondektur bus dan memanipulasi ijazah dari google.

Ya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sleman berhasil Elwizan Aminudin (EA), dokter gadungan yang pernah menangani sejumlah klub sepak bola tanah air.

Pria berusia 42 tahun itu ternyata tidak pernah mengenyam pendidikan dokter.

EA dilaporkan PSS Sleman seusai ketahuan memiliki ijazah palsu.

EA sempat dikontrak PSS Sleman dan bergaji antara Rp15-25 juta per bulan.

Berikut ini deretan fakta-faktanya :

1. Pernah Jadi Kondektur

Sebelum mengaku sebagai dokter, Elwizan justru pernah bekerja sebagai kondektur bus dan memiliki usaha toko kelontong.

Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian, menyampaikan motif tersangka memalsukan dokumen sebagai dokter karena alasan ekonomi.

Tersangka ingin menghasilkan pendapatan lebih dari pekerjaan sebelumnya.

"Sebelum jadi dokter gadungan di beberapa tim sepak bola, dia juga bekerja sebagai kondektur bus dan ada juga usaha jualan toko kelontong," kata Adrian, Selasa (30/1/2024).

2. Download Ijazah dari Google

Aksi yang dilakukan EA sangat sederhana.

Ia mengambil atau mendownload salah satu contoh ijazah dokter di Google.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved