Pemilu 2024
Pilwali Surabaya 2024 : Golkar Bocorkan Pendamping Eri Cahyadi Yang Tepat di Pilwali Kota Surabaya
Pilwali Surabaya 2024 : Golkar Bocorkan Pendamping Eri Cahyadi Yang Tepat di Pilwali Kota Surabaya
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pilwali Surabaya 2024 kurang dari sepuluh bulan. Salah satu sosok yang dinilai kuat saat ini adalah incumbent Eri Cahyadi.
Wali Kota Surabaya yang terpilih pada Pilwali 2019 tersebut diprediksi akan maju lagi. Namun siapa pendampingnya, masih dinamis.
Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menyebut nanti akan dinamis. Saat ini, Eri memimpin Surabaya bersama Wakil Wali Kota Armuji.
Semua kemungkinan masih bisa terjadi hingga pendaftaran pasangan calon wali kota nanti.
Bisa saja tetap bersama Armuji dan bisa juga sebaliknya. Keduanya satu paket Eri-Armuji, calon PDIP pada Pilwali 2020.
Baca juga: Sosok yang Pantas Saingi Eri Cahyadi di Pilwali Kota Surabaya 2024, Reputasinya Harus Kelas Nasional
Saat itu didukung PSI, PDIP melawan banyak partai. Namun Pilwali 2024 nanti, partai di luar PDIP akan ramai-ramai mencalonkan Eri Cahyadi karena dinilai berhasil, juga komunikasi politik Eri berjalan efektif.
Bahkan Partai Golkar Golkar Kota Surabaya berharap dalam Pilwali mendatang terbangun koalisi besar untuk mengusung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi maju kedua kalinya.
Ketua DPD Partai Golkar Surabaya Arif Fathoni menunjukan potret Pilpres ada pesan gotong royong antarpartai dalam membangun negara dan pembangunan berkelanjutan.
"Parpol di harus menangkap pesan baik terebut dalam menyongsong Pilwali November nanti. Masyarakat juga tidak ingin ada hiruk pikuk berlebihan.
Bagi mereka yang penting kebutuhan dasar terpenuhi, pemerataan pembangunan dinikmati. Yang paling penting proses politik tidak melelahkan," ucap Fathoni, Senin (11/3/2024).
Golkar adalah partai pertama yang memastikan mengusung Eri Cahyadi Calon wali kota. Partai ini ingin tercipta gotong-royong parpol mengusung Mas Eri agar keberlanjutan pembangunan di Surabaya. Selama ini, kerjasama sudah berjalan dengan baik.
"Ini juga karena politik persatuan yang dijalankan Wali Kota Eri," tuturnya.
Cak Toni, sapaan Arif Fathoni, menyadari bahwa Eri Cahyadi lahir dari rahim PDIP. Namun Golkar dan partai lain akan menjagokan Eri dalam Pilwali. Dia menyebut semestinya induk partai Eri senang karena salah satu kader partainya diapresiasi partai lain.
Tapi Cak Toni menandaskan bahwa hal itu urusan dapur Eri dan PDIP. Golkar menyerahkan Eri melakukan upaya-upaya politik yang diperlukan. Termasuk pemilihan calon pendamping. "Kami memberikan mandat penuh kepada Eri untuk menentukan pendampingnya," tandas Cak Toni membeberkan penentuan calon wakil wali kotanya.
Ketua Golkar Surabaya ini mengakui bahwa komunikasi politik antarpartai di Surabaya berjalan sangat cair dan penuh dengan kekeluargaan. Bahkan di masa Wali Kota Eri Cahyadi ada kegiatan pertemuan ketua partai yang berlangsung secara reguler tiap satu bulan sekali. Ini untuk membahas bagaimana upaya-upaya peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat Surabaya.
Ini menguatkan wacana koalisi gotong royong yang sudah pernah menjadi bahan diskusi saat itu.
Tinggal bagaimana meyakinkan DPP masing-masing partai, ujung dari gagasan ini sebenarnya adalah agar masyarakat Surabaya segera mendapatkan manfaat keberlanjutan pembangunan.
Golkar menilai bahwa Eri Cahyadi ini memiliki visi ke depan tentang bagaimana membangun Surabaya.
Keberanian dalam mengambil keputusan dalam waktu singkat juga layak diapresiasi. Bahwa ada kritikan karena kekurangan itu harus dilihat sebagai bentuk kecintaan masyarakat terhadap pemimpinnya
"Masyarakat Surabaya Timur mengeluh tentang dikotomi pelayanan Kesehatan, langsung dijawab dengan Pembangunan Rumah Sakit Surabaya Timur. Revitalisasi Kawasan ampel yang dari dulu hanya jadi wacana, dimasa Mas Eri langsung terurai," sebut Toni.
Diakui memang masih ada kekurangan soal penanganan banjir. Tapi Toni beharap mudah-mudahan di periode kedua mendatang, Eri dengan program percepatan penanganan banjir, semua bisa segera dituntaskan
Eri Cahyadi
Pilwali Kota Surabaya
Pilwali Surabaya
Armuji
Golkar
Ketua DPD Partai Golkar Surabaya Arif Fathoni
Arif Fathoni
PDIP
PSI
Pemilu 2024
Alasan Nisya Ahmad Dilantik Jadi Anggota DPRD Jabar Padahal Kalah Suara Pemilu 2024, Ini Kata KPU |
![]() |
---|
Hadiri Pembekalan Caleg Terpilih dari PDIP se-Jawa Timur, Hasto Kristiyanto Bawa Pesan Megawati |
![]() |
---|
Hasil Lengkap Pileg 2024 Pasca Putusan MK, PDIP Raih Suara Terbanyak, Disusul Golkar dan Gerindra |
![]() |
---|
Penyebab Lima Caleg DPRD Bojonegoro Terpilih Hasil Pemilu 2024 Terancam Gagal Dilantik |
![]() |
---|
Dipecat Partai Usai Terbukti Geser Suara, Mimpi Dodik Jadi Anggota DPRD Kota Madiun Kandas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.