Berita Malang
Pamit Bakar Sampah di Belakang Rumah, Pria Malang Sampai Magrib Tak Kunjung Kembali
Setyawan (37) warga Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang dikabarkan hilang usai berpamitan membakar sampang di belakang rumahny
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Lu'lu'ul Isnainiyah
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Setyawan (37) warga Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang dikabarkan hilang usai berpamitan membakar sampang di belakang rumahnya, kemarin Sabtu (20/4/2024).
Sudah satu malam, Setyawan dicari oleh keluarga dan relawan. Namun, hingga hari ini Minggu (21/4/2024) ia tak kunjung ditemukan.
Hilangnya Setyawan dibenarkan oleh Sekretaris Desa Sanankerto, Khafismuzadi. Yakni sekira pukul 15.30 WIB, Setyawan pamit ke istrinya untuk membakar sampah di belakang rumahnya.
“Kata istrinya, setalah membuang sampah hingga menjelang magrib kok suaminya ini nggak kembali. Kemudian sama istrinya dicari,” ungkap Khafid.
Karena tak ditemukan keberadaan Setyawan, istrinya kemudian meminta tolong kepada warga setempat. Warga lantas melakukan pencarian.
Baca juga: Pria di Magetan Lolos dari Amukan Massa, Ngaku Pamit Salat Ashar Malah Ngerogoh Kotak Amal
Pada saat pencarian, ada warga yang bernama Gatot mengaku berpapasan dengan Setyawan. Lokasinya ada di perempatan. Setyawan kala itu berjalan mengarah ke timur.
“Pencarian sudah dilakukan di seputaran Boonpring, Sumbersari, Sumberbantal, hingga Sumberputih. Namun belum ditemukan,” paparnya.
Pencarian dilanjutkan hari ini. Relawn dan warga yang turut membantu melakukan pencarian di wilayah utara hingga ke timur.
Dikatakan Khafid, perangkat desa juga telah meminta keterangan kepada pihak keluarga. Termasuk apakah Setyawan memiliki penyakit atau sempat berselisih dengan keluarga?
Namun, berdasrkan keterangan istri, Setyawan tidak memiliki riwayat penyakit serius. Bahkan juga tidak ada permasalahan dalam rumah tangga mereka.
Baca juga: Pamit ke Rumah Anak yang Jaraknya 500 Meter, Lansia Asal Magetan Ditemukan Tak Bernyawa
Alan tetapi, berdasarkan keterangan rekan kerja Setyawan, dua akhir terakhir ia memiliki perubahan sikap.
“Kata temannya, dua hari ini korban terlihat pendiam. Padahal biasanya selalu bercanda,” jelasnya,
Sebagai informasi, terakhir kali Setyawan mengenakan celana training warna hijau, jaket warna hitam dengan robek di lengan bagian kanan, dan juga memakai topi warna abu-abu
Baca juga: Tega Nodai Anak Tiri Sejak SD Sampai SMP, Oknum Polisi Surabaya Berlutut Minta Laporan Dicabut
| Pertamina Naikkan Harga BBM, SPBU di Malang Masih Tampak Seperti Biasa, Tak Ada Antrean Panjang |
|
|---|
| Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Curhat ke DPRD, Tolak Laga Arema FC vs Persebaya di Kanjuruhan |
|
|---|
| Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Malang, Intan Anggraeni Laporkan Rey: Pencemaran Nama Baik |
|
|---|
| Satu Keluarga Jadi Komplotan Maling Motor, Selalu Bikin Resah Warga Singosari Malang |
|
|---|
| Polisi Ungkap Fakta Terbaru Dugaan Identitas Palsu di Malang dari Pernikahan Siri Sesama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Proses-pencarian-Setyawan-dilakukan-hari-ini-Minggu-2142024.jpg)