Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Haji 2024

Kisah Kakek Pengembala Sapi asal Bangkalan Berangkat Haji, Tetap Bugar Kendati Usai 90 Tahun

Taram, calon Jamaah Haji (CJH) asal Desa Dabung, Kecamatan Geger masih terlihat bugar, kendati usianya telah menapaki 90 tahun.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim.com/ahmad faisol
Taram, CJH asal Desa Dabung, Kecamatan Geger, Bangkalan, berusia 90 tahun yang masih terlihat bugar dan cekatan cekatan mengurus anak sapi beserta seekor induknya. 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Taram, calon Jamaah Haji (CJH) asal Desa Dabung, Kecamatan Geger masih terlihat bugar, kendati usianya telah menapaki 90 tahun.

Ia tampak masih cekatan mengurus anak sapi beserta seekor induknya. Namun kakek Taram harus istirahat setelah berpuluh tahun mengembala sapi.

Hal itu karena pada 9 Juni 2024, ia harus pergi menunaikan ibadah haji bersama 653 CJH Bangkalan.

Senja di langit Dusun Aeng Telor perlahan mulai turun, seolah menyapa Kakek Taram agar lekas beranjak dari pelataran rumahnya, Jumat (10/5/2024).

Tanpa sepatah kata, bapak dengan dua orang anak itu bergegas menuju kebun di tengah gerimis hujan, tidak jauh dari rumahnya untuk menarik indukan beserta anak sapi kembali masuk kandang.  

Baca juga: Keberangkatan CJH Bojonegoro Diwarnai Tangis Keluarga, 80 Jemaah Menyusul ke Asrama Haji Sukolilo

Keberangkatan menunaikan ibadah haji tahun ini bagi Taram merupakan sebuah berkah. Ia sejatinya merupakan CJH yang masuk waiting list atau daftar tunggu selama 18 tahun.

Namun Kementerian Agama RI memberikan perhatian khusus bagi lansia melalui program percepatan pemberangkatan haji.

“Kakak sudah lama menunggu, sekitar 5 tahun dan kadang bertanya kapan waktunya untuk pemberangkatan haji. Kalau tidak salah, seharusnya 18 tahun namun ada percepatan karena lansia,” ungkap adik Taram, Musliha.

Berkat dorongan dari kedua anaknya ; Sukron dan Nurul Hasanah yang sukses di Jakarta, semangat Taram untuk pergi menunaikan ibadah haji bersama istrinya, Hademi tidak pernah kendur.

Baca juga: Sosok Mbah Hardjo Jamaah Haji Tertua Asal Ponorogo, Berusia 1 Abad Lebih, Dulunya Seorang Pejuang

Bahkan Kakek Taram melahap semua program pelatihan melalui gelaran manasik haji yang diselenggarakan Kantor Kemenag Kabupaten Bangkalan setiap Hari Sabtu.  

“Semuanya sudah siap, cek kesehatan sudah, paspor sudah. Termasuk semua kelengkapan isterinya sudah siap semua. Keduanya mengikuti pelatihan seminggu sekali sejak dua bulan yang lalu, setiap Hari Sabtu,” pungkas Musliha.  

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Bangkalan, Arif Rochman mengungkapkan, Taram merupakan CJH berusia paling tua dari total 40 CJH lansia asal Bangkalan yang akan berangkat haji tahun ini.

Baca juga: Sosok CJH Termuda di Ponorogo, Masih Mahasiswa Usia 22 Tahun, Mulai Daftar Haji Sejak 3 SD: Menjaga

“Untuk CJH termuda berusia 18 tahun ada dua orang, Moh Kholil dari Kota Bangkalan dan Arif Burhanudin dari Kecamatan Klampis. Ada juga lansia yang mengundurkan diri rata-rata karena sakit,” ungkap Arif.

Ia menjelaskan, gelaran bimbingan manasik haji kedua telah digelar pada 8 Mei 2024 melengkapi kegiatan manasik haji pertama yang dilakukan pada 25 April 2024 lalu. Dengan pemateri dari Kanwil Kemenag Jawa Timur serta Dinas Kesehatan Bangkalan.

“Insyaallah pemberangkatan dilakukan pada 9 Juni 2024, CJH Bangkalan masuk kloter 100 dan 101,” pungkas Arief

Baca juga: Cara Unik Jemaah Haji Magetan agar Koper Tak Tertukar, Pasang Sekop Mainan hingga Sandal Jepit

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved