Berita Kota Malang

Sosok Putri Alyaa Safira, Mahasiswi UB Malang Peraih Best Delegate Council WHO di Prancis

Sosok Putri Alyaa Safira, mahasiswi UB Malang yang meraih Best Delegate Council World Health Organization (WHO) di Prancis.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/UB Malang
Putri Alyaa Safira, mahasiswi Hubungan Internasional (HI) Universitas Brawijaya (UB) Malang, meraih Best Delegate Council World Health Organization (WHO) di Prancis, pada 22-25 Mei 2024. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sylvianita Widyawati

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Putri Alyaa Safira, mahasiswi Hubungan Internasional (HI) Universitas Brawijaya (UB) Malang, meraih Best Delegate Council World Health Organization (WHO) di Prancis.

Tepatnya di kegiatan Lyon Model United Nations pada 22-25 Mei 2024 lalu di Lyon, Prancis.

Mahasiswi angkatan 2023 ini merupakan salah satu perwakilan Universitas Brawijaya Malang lewat Universitas Brawijaya Model United Club (UBMC).

Di kegiatan itu, ia sebagai diplomat dari Prancis dalam suatu sidang yang mengadopsi tata cara khas United Nations (PBB).

"Saya mendapat alokasi council di World Health Organization (WHO) dan menjadi delegasi Prancis," jelas dia, Selasa (4/6/2024).

Topik yang dibahas di WHO adalah "Accommodating Healthcare Systems in Times of Conflict" serta "Highlighting the Mental Distress Problems of Individuals Living With Disabilities in International Public Policies."

Ia menceritakan proses mengikuti kegiatan di Lyon, Paris, perlu proses waktu panjang.

Sejak SMA, ia sudah gemar mengikuti kejuaraan debat Model United Nations (MUN) dan berlanjut sampai ke masa mahasiswa baru.

Ia lalu gabung di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Brawijaya Model United Nations Club (UBMC).

Baca juga: Inovasi Mahasiswa Unair Bikin Permen Cegah Stunting Anak, Dibuat Kenyal Tinggi Nutrisi, Sopimeal

Pada Oktober tahun lalu, ia dinyatakan lulus seleksi dan mendapatkan alokasi house ke Lyon MUN untuk menjadi salah satu delegasi.

"Saya juga bersyukur bisa dapat bimbingan dari para pelatih dan senior di UBMC, para dosen prodi, dan dukungan dari orang tua dan teman-teman saya," lanjut Putri Alyaa Safira.

Kegiatan di Prancis ini bukan ajang internasional pertama.

Ia pernah mencoba beberapa MUN lainnya. Yaitu Global Millennial MUN, Marine MUN, Malang International MUN hingga ke Nanyang Technological MUN di Singapura.

Ia mengaku partisipasinya dalam beberapa MUN tersebut sangat membantunya dalam meningkatkan kemampuan diplomasi, negosiasi, speech serta berbagai soft skill lainnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved