Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Surabaya

Sediakan 12 Kelas, MAN Kota Surabaya Mulai Buka PPDB pada 24 Juni Mendatang

MAN Kota Surabaya mulai membuka Pendaftaran Peseta Didik Baru (PPDB) pada 24 Juni mendatang.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/SULVI SOFIANA
Fathorrakhman, Kepala MAN Kota Surabaya saat diwawancarai, Rabu (12/6/2024) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - MAN Kota Surabaya mulai membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) pada 24 Juni mendatang. SMA Negeri berciri khas Islam diantara 23 SMA Negeri di Kota Surabaya ini akan membuka 12 kelas untuk siswa kelas 10 dengan total 430 siswa baru

Fathorrakhman, Kepala MAN Kota Surabaya mengungkapkan PPDB MAN Kota Surabaya akan dibuka secara online pada 24 hingga 29 Juni 2024, kemudian pendaftar harus melakukan verifikasi data dan tes di sekolah yang beralamat di di Wonorejo Timur no.14, Rungkut, Surabaya.

"Pendaftar harus mengikuti Tes Baca Alquran, Tes Potensi Akademik seperti Bahasa Indonesia, Matematika, IPA dan bahasa Inggris dalam bentuk Computer Based Test (CBT). Tes ini diadakan secara Internal, berbeda kebijakan dengan MAN di daerah lain," ungkapnya ditemui Tribun Jatim Network, Rabu (12/6/2024).

Berdasarkan pengalaman, dikatakan pria asal Bangkalan ini, pendaftar MAN Kota Surabaya tahun 2023 mencapai 1.000 siswa sehingga keketatan masuk MAN Kota Surabaya cukup tinggi.

Baca juga: PPDB Afirmasi SMA dan SMK Negeri Dimulai Hari Senin 10 Juni 2024, Hanya Bisa Pilih 1 Sekolah

Hal ini dikarenakan MAN Kota Surabaya merupakan madrasah rujukan Kemenag tingkat nasional atas penerapan Sistem Kredit Semester (SKS) pada kurikulumnya.

Dengan penerapan SKS, dikatakannya sekolah memiliki manajemen tersendiri dalam pemberian materi pelajaran. Selain berbekal buku paket pelajaran, siswa juga dibekali Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) yang sesuai dengan kurikulum Merdeka.

"UKBM ini kami susun sendiri, sebagai perangkat belajar bagi peserta didik untuk mencapai kompetensi pada pembelajaran dengan SKS. Sekaligus sebagai wahana peserta didik untuk menumbuhkan kecakapan hidup Abad 21 seperti berpikir kritis, bertindak kreatif, bekerjasama, dan berkomunikasi, serta tumbuhnya budaya literasi dan penguatan pendidikan karakter,"paparnya.

Baca juga: Cerita Sukses Alivia Rahma Siswi SMA Purwokerto, Diterima 12 Kampus Ternama Dunia Jalur Beasiswa

Terkait biaya pendidikan, dikatakan Fathor pihak sekolah menyerahkan bantuan pembiayaan pada komite untuk didiskusikan dengan orang tua. 

Mulai dari sumbangan pembangunan fasilitas di sekolah, seragam hingga UKBM.

"Nanti di checklist dan diputuskan orang tua, mau memberikan sumbangan pendidikan atau tidak, mau SPP berapa, mau beli seragam yang mana termasuk kesediaan beli buku UKBM. Karena pembiayaan MAN hanya dari BOS berbeda dari sekolah negeri yang mendapat bantuan juga dari pemerintah provinsi,"tegasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved