Berita Kabupaten Malang
Cegah Perkawinan Anak, Pemkab Malang-Lakpesdam Luncurkan Program Inklusi, 4 Desa Jadi Percontohan
Cegah perkawinan anak, Pemkab Malang dan Lakpesdam meluncurkan program inklusi. Lokus program ini dijalankan di empat desa di empat kecamatan.
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Luluul Isnainiyah
Lembaga Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Kabupaten Malang meluncurkan program inklusi pencegahan perkawinan anak di Kabupaten Malang, Jumat (12/7/2024).
"Saya mendukung program ini. Karena mencerminkan komitmen kita semua dalam mewujudukan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," terang Sanusi.
Sanusi menyampaikan, pada 2019 silam, angka pernikahan dini di Kabupaten Malang tertinggi se-Jawa Timur. Yakni angkanya mencapai 2.300 kasus.
Tingginya angka tersebut menjadi perhatian berbagai pihak.
Sehingga Sanusi menyampaikan ke beberapa forum untuk menekan angka perkawinan anak.
Pada pertengahan tahun 2024 ini, angka dispensasi kawin menurut data Pengadilan Agama Kabupaten Malang turun di angka 300an.
"Melalui sosialisasi ini, akan saya gulirkan di tingkat pendidikan dan pertemuan. Sehingga perkawinan anak bisa ditekan," tukasnya.
Tags
perkawinan anak
Malang
Desa Dengkol
Kecamatan Lawang
Sanusi
TribunJatim.com
berita Kabupaten Malang terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
Berita Terkait: #Berita Kabupaten Malang
| Kisah Mariono Gelisah Kerja Pegawai Koperasi Banyak Kepalsuan, Kini Jualan Rumput: Penting Jujur |
|
|---|
| Pelayan Warung Kopi Cetol Dapat Bonus Upah Layani Pengunjung sampai Malam, Sebulan Gaji Rp600 Ribu |
|
|---|
| Sebelum Stadion Kanjuruhan Malang Diresmikan, PKL akan Ditertibkan, Dispora Sediakan Lahan |
|
|---|
| Curiga Istri Berselingkuh, Suami di Malang Bacok Driver Ojek Online, Pesan WA Jadi Pancingan |
|
|---|
| Jaenab Tetap Bertahan Teruskan Usaha Turun Temurun Jadi Perajin Alumunium, Kini Punya 8 Karyawan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Lakpesdam-PCNU-Kabupaten-Malang-meluncurkan-program-inklusi-pencegahan-perkawinan-anak.jpg)