Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

5 Fakta Sandi Petugas Damkar Bongkar Borok Dinasnya, Kini Dipanggil Atasan, Teman Ikut Terseret

Aksi petugas damkar di Depok yang bongkar borok dinasnya viral di media sosial. Sosok petugas damkar tersebut bernama Sandi Butar Butar.

Instagram
Aksi petugas damkar di Depok yang bongkar borok dinasnya viral di media sosial. Sosok petugas damkar tersebut bernama Sandi Butar Butar. 

TRIBUNJATIM.COM - Aksi petugas damkar di Depok yang bongkar borok dinasnya viral di media sosial.

Sosok petugas damkar tersebut bernama Sandi Butar Butar.

Buntut dari viralnya video tersebut, nasib Sandi Butar kini dipanggil atasannya.

Ia menerima panggilan bersama tiga rekan kerjanya yang lain untuk dibina.

Sandi menyebut siap untuk dimintai keterangan terkait banyak ditemui alat pemadam kebakaran rusak milik pemerintah Kota Depok. 

Selain itu, ia meminta pemeriksaan terhadap dirinya dilakukan secara terbuka dan berharap agar pejabat di Damkar Kota Depok juga turut diperiksa aparat penegak hukum.

Baca juga: Sosok Sandi Petugas Damkar yang Bongkar Borok Dinasnya, Muak Dikomplain Akibat Gergaji Mesin Rusak

Berikut fakta-fakta kasus petugas damkar bongkar borok dinasnya, dikutip dari Tribun Jabar.

Video Viral

Sandi Butar Butar mengunggah video berdurasi 2.09 menit yang mengungkap 'borok' di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok di mana sejumlah sarana dan prasarana rusak.

Video tersebut pun viral di media sosial.

Dalam video, Sandi yang mengenakan seragam damkar berwarna biru lengkap dengan sepatu pantofel hitam menunjukkan sejumlah peralatan yang rusak.

Ia memperlihatkan gergaji mesin yang rusak hingga rem tangan mobil yang blong tidak berfungsi dengan baik.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat datang room tour di kantor Pemadam Kebakaran Kota Depok. Ya, silahkan untuk warga masyarakat Kota Depok, saya mohon maaf sekali. Setiap ada telepon di UPT kami dan UPT-UPT lainnya mengenai pohon tumbang. Bukan kami tidak mau mengerjakan, tapi sensor kami rusak," katanya, dikutip Jumat (19/7/2024).

"Ya, kami sudah bikin nota dinas berbulan-bulan yang lalu, tapi belum dibenahi. Mohon maaf untuk warga Kota Depok," sambungnya.

Lantas, Sandi menaiki sebuah mobil pemadam dengan keadaan rem tangan sudah tidak berfungsi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved