Berita Viral
Bantah Briptu Yuli Kena Kode Etik Usai Kritik Atasannya, Polda Ungkap Masalah Sebenarnya: Penipuan
Pihak Polda bantah Briptu Yuli kena kode etik karena kritik atasannya, ungkap masalah sebenarnya.
Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
Terutama karena ia dipenjara bersama tahanan pidana umum tanpa proses yang sesuai.
"Saya itu ditahan lima hari digabung dengan tahanan pidana umum, harusnya kan kalau Patsus itu beda tahanan."
"Itu pun surat pengamanannya baru diberikan setelah saya ditahan tiga hari, meski demikian saya terima juga," jelas Yuli.
Oleh karena itu, ia berharap agar hukuman yang diberikan kepada anggota polisi secara adil, tanpa melihat jabatan atau posisinya.
"Tolong lah hak-hak kita tidak boleh dipotong, kalau memang ada kesalahan kan ada laporan ada LP. "
"Saya rasa kesalahan saya ini macam dicari-cari, saya di sini mencari keadilan," ucap Yuli.
Baca juga: Sentilan Menohok Mantan Wakapolri ke Iptu Rudiana di Kasus Vina: Polisi Kok Dibohongi Anak Kecil
Saat dikonfirmasi, pihak Polda Sulawesi Tengah membenarkan Briptu Yuli Setyabudi menjalani sidang etik.
Namun Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono menegaskan, sidang etik tidak berkaitan dengan kritikan Briptu Yuli Setyabudi kepada atasannya.
"Tidak benar dari beberapa kasus terkait oknum Briptu YS dirinya pernah disidang kode etik atau disiplin karena mengkritik Polri," katanya, dikutip dari Tribun Palu.
Djoko Wienartono melanjutkan, sidang etik berkaitan dengan masalah lainnya.
"Untuk diketahui putusan sidang disiplin atau kode etik Briptu YS yaitu terkait kasus penipuan, judi online, tidak melaksanakan tugas, perbuatan tidak menyenangkan, penggelapan mobil rental."
"Tidak ada putusan kode etik karena mengkritik Polri," urainya.
Djoko Wienartono dalam kesempatannya juga meluruskan salah satu konten dari Briptu Yuli Setyabudi.
Yang bersangkutan sempat mempermasalahkan anggaran Operasi Lilin Tinombala 2023 yang diduga dipotong.
Djoko Wienartono menyebut tidak ada pemotongan anggaran.
Uang yang diterima setiap anggota berkurang karena perubahan jumlah personil yang ditugaskan.
Awalnya ada 50 anggota di Operasi Lilin Tinombala 2023.
Namun karena kebutuhan, anggota ditambah menjadi 173.
Sehingga anggaran operasi yang seharus untuk 50 personel dibagikan untuk 173 anggota.
"Kami memastikan bahwa semua kebijakan yang diambil oleh Polres Sigi telah melalui pertimbangan matang demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Operasi Lilin Tinombala 2023 saat itu," tandasnya.
| Antoni Pecatan Pemkab, Kini Raup Rp 1,5 Miliar Hasil Modus SK ASN Palsu Demi Bayar Utang |
|
|---|
| Dikira Ikan Besar, Pria ini Malah Tak Sengaja Pancing Buaya saat Lomba |
|
|---|
| Nasib Anak Diikat Sejak Pagi Hingga Sore di Daycare, Orang Tua Tertipu Laporan Foto |
|
|---|
| Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Samai Jumlah Perombakan Menteri Era SBY Dua Periode |
|
|---|
| Minta Maaf soal Renovasi Rujab Rp 25 M, Gubernur Kaltim Siap Tanggung Kursi Pijat Pakai Uang Pribadi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Polda-bantah-Briptu-Yuli-Setyabudi-kena-kode-etik-karena-kritik-atasannya.jpg)