Berita Surabaya
Pecinta Nail Art Pelajari Teknik Japanese Marble yang Berikan Kesan Elegan pada Kuku
Pecinta nail art atau seni menghias kuku mempelajari teknik Japanese Marble Nail Art yang bisa memberikan kesan elegan pada kuku.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Nail art atau seni menghias kuku saat ini semakin diminati, apalagi teknik dalam nail art semakin berkembang, hingga bisa menonjolkan kesan elegan pada kuku yang dihias.
Seperti pada Japanese Marble Nail Art yang kini menjadi salah satu tren motif yang banyak disukai.
Untuk itu, para pecinta nail art kini mulai mempelajari teknik terbaru nail art tersebut.
Isabella Christie, owner Bybell Studio Nail Art Surabaya mengungkapkan, peminat nail art saat ini sedang naik.
Pasalnya jika dulu nail art hanya digunakan untuk kebutuhan wedding dan prewed, saat ini sudah jadi keseharian.
Sementara, Japanese Marble saat ini menjadi motif yang paling banyak diminati, karena memberikan kesan kuku lebih elegan meskipun motifnya abstrak.
Dikatakannya, untuk membuat Japanese Marble perlu kepekaan seni, karena menggabungkan dua atau lebih warna cat kuku dan menggambarnya sedemikian rupa, sehingga menyerupai bentuk marmer.
"Untuk pemula memang harus memahami dulu bagaimana membuat kuku palsu, cara bikin marble, tempel aksesori sampai ombre gliter. Kalau nggak ada basic desain memang agak susah, karena belum ngerti seni," ungkapnya di sela Workshop Japanese Marble Nail Art yang diadakan Bybell Studio Surabaya dan Tribun Jatim Network, Sabtu (31/8/2024).
Baca juga: Inspirasi Nail Art Warna Neon Agar Tidak Terlihat Norak, Tetap Tampil Memukau
Untuk memulai membuat Japanese Nail Art, Bella, sapaan karibnya mengungkapkan, telah menyediakan kutek dari Party Brand yang merupakan kutek halal premium, kuku palsu dan set perlengkapan nail art dari Fanku Bauty untuk teknik marble.
"Pemilihan jenis kutek juga mempengaruhi keberhasilan pembuatan nail art. Kalau kutek premium akan mudah diaplikasikan dan dibentuk, berbeda kekentalannya dengan kutek yang standarnya di bawahnya," lanjutnya.
Untuk itu, menurut Bella, selain memahami tekniknya, untuk membuat nail art harus memahami konsistensi kutek.
Sehingga bisa menentukan banyaknya lapisan kutek yang digunakan dan cara pemakaian brush untuk membuat motif.
Sementara itu, Danik Wikasari (25), salah satu peserta workshop mengaku dirinya sengaja mengikuti workshop untuk upgrade ilmu nail art.
Apalagi Japanese Marble Nail Art saat ini sangat diminati.
"Saya juga buka self service buat nail art, jadi harus upgrade ilmu dengan workshop begini," pungkasnya.
nail art
Japanese Marble Nail Art
Bybell Studio Nail Art Surabaya
seni menghias kuku
TribunJatim.com
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
5 Tempat Wisata Hits di Surabaya Wajib Dikunjungi, Atlantis Land hingga Adventure Land Romokalisari |
![]() |
---|
Sosok Suami Tumini yang 15 Tahun Tinggal Ponten Umum, Nasib Kini Harus Pindah, Bakal Dapat Bantuan |
![]() |
---|
Nasib Pengantin Nyaris Gagal Nikah Gegara Ditipu WO hingga Rugi Rp 74 Juta, Sosok Pelaku Terungkap |
![]() |
---|
Beda Cara Eri Cahyadi & Dedi Mulyadi Bina Anak Nakal, Jabar Ada Barak Militer, Surabaya Buka Asrama |
![]() |
---|
Lokasi Jan Hwa Diana Sembunyikan 108 Ijazah Eks Karyawan Terjawab, Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.