Berita Surabaya
Ekspresikan Kesehatan Mental, Ribuan Mahasiswa Baru UM Surabaya Melukis Bersama
Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surabaya melukis bersama untuk mengekspresikan kesehatan mental.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kesehatan mental menjadi isu yang marak digaungkan generasi Z yang saat ini mulai memasuki dunia perkuliahan.
Untuk itu, Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya mengajak mahasiswa baru untuk melukis serentak pada kegiatan Project Social dalam rangkaian agenda Mastama, Ordik, Expo UKM (MOX), Sabtu (21/9/2024).
Dengan mengangkat tema mental health, ribuan Gen-Z tersebut mengekspresikan kesehatan mental melalui lukisan “Brainpression,” sebuah ekspresi yang bersumber dari isi kepala, atau yang sedang dipikirkan individu dalam situasi yang sedang dihadapi.
Tak hanya melukis, ribuan mahasiswa baru (maba) itu juga melakukan campaign mental health awareness (mengkampanyekan kesadaran kesehatan mental) di halaman kampus.
Lukisan tersebut dibentangkan di titik kampus sebagai pengingat bahwa kesehatan mental menjadi isu yang krusial di negeri ini, dan menjadi isu yang paling banyak disorot anak muda zaman sekarang.
Dian Rahma Nisa, mahasiswa Fakultas Kedokteran memilih menggambar siluet diri dengan tulisan "Dont let your mind bully your body" sebagai pengingat akan kesehatan mental.
"Acaranya seru, kami bisa sejenak rileks dengan kegiatan yang menyadarkan kami pentingnya kesehatan mental. Isu ini juga sangat penting di bidang pendidikan saya nanti, karena banyak penyakit fisik yang timbulnya karena kesehatan mental terganggu," ucapnya.
Khoirul Anam, Kepala Kemahasiswaan UM Surabaya mengatakan, mahasiswa baru UM Surabaya mayoritas adalah Gen-Z yang merupakan generasi yang lahir pada 1997-2012.
Baca juga: Nasib Artis Kini Minum 270 Obat Per 90 Hari, Minta Semua Peduli Kesehatan Mental, Cuek Disebut Cemen
Dalam banyak penelitian disebut, Gen-Z adalah generasi yang paling rentan mengalami stres.
Khoirul menjelaskan, berdasarkan hasil penelitian The American Art Therapy Association, melakukan aktivitas kreatif selama 45 menit dapat mengurangi stres, hal ini terkait dengan pengurangan kadar kortisol ketika seseorang berkegiatan seni.
Ia berharap, kegiatan melukis yang dilakukan ribuan mahasiswa baru memiliki dampak yang positif dalam kesehatan mental.
“Gangguan kesehatan mental yang paling banyak ditemui pada Gen-Z adalah gangguan kecemasan, depresi, dan mengakhiri hidup,” kata Khoirul.
Khoirul mengatakan, Gen-Z adalah generasi yang aktif di media sosial, menjadikan platform media sosial sebagai panggung utama bagi ekspresi dan interaksi.
Namun, di balik gemerlapnya dunia digital, tantangan literasi digital juga mengintai.
kesehatan mental
Generasi Z
Universitas Muhammadiyah Surabaya
Surabaya
TribunJatim.com
Berita Surabaya Terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
5 Tempat Wisata Hits di Surabaya Wajib Dikunjungi, Atlantis Land hingga Adventure Land Romokalisari |
![]() |
---|
Sosok Suami Tumini yang 15 Tahun Tinggal Ponten Umum, Nasib Kini Harus Pindah, Bakal Dapat Bantuan |
![]() |
---|
Nasib Pengantin Nyaris Gagal Nikah Gegara Ditipu WO hingga Rugi Rp 74 Juta, Sosok Pelaku Terungkap |
![]() |
---|
Beda Cara Eri Cahyadi & Dedi Mulyadi Bina Anak Nakal, Jabar Ada Barak Militer, Surabaya Buka Asrama |
![]() |
---|
Lokasi Jan Hwa Diana Sembunyikan 108 Ijazah Eks Karyawan Terjawab, Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.