Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Adonan Sempurna, Roti Istimewa: Teknologi Proofer ITS Transformasi UMKM Roti di Rastarindo

Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi roti di Desa Tambakasri, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Institut Teknologi Sepuluh Nope

Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Penyerahan alat secara simbolis dengan seluruh tim KKN-Abmas di Malang 

Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, merupakan desa yang geografisnya didominasi oleh lahan pertanian luas, namun masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah dan inovasi pertanian. Meskipun area persawahannya sudah menggunakan sistem irigasi, belum ada terobosan dalam pengolahan limbah rumah tangga dan pengelolaan sampah, yang menjadi masalah utama di desa tersebut. Dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai petani, potensi pertanian Desa Glinggang sangat besar, namun memerlukan solusi inovatif untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Program yang berlangsung dari 14 Juli hingga 4 Agustus 2024 ini dipimpin oleh dosen pembimbing Mashuri, S.Si., M.T., dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan di ITS.

Kegiatan ini melibatkan kerja sama dengan perangkat desa, kelompok tani, dan karang taruna setempat, dengan tujuan utama meningkatkan produktivitas lahan pertanian dan mendorong penggunaan eco-enzyme.

Pelatihan ini mencakup sosialisasi pembuatan Eco Enzim, pembuatan kompos tanam lahan, dan biopori yang diharapkan dapat memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan hasil pertanian, dan mengurangi risiko banjir.

“Pelatihan Eco Enzim ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian lokal,” ujar Mashuri, S.Si., M.T., dosen pembimbing dari Departemen Teknik Mesin Industri ITS.

Selama kegiatan, tim KKN-PM memberikan berbagai pelatihan, mulai dari pembuatan kompos hingga pengolahan Eco Enzim.

Melalui pendekatan langsung dan kolaboratif, mahasiswa bertindak sebagai fasilitator dalam inovasi dan penerapan teknologi ini. 

Proses pembuatan kompos dan biopori dipraktikkan bersama masyarakat, sehingga mereka dapat memahaminya secara langsung.

Program ini juga mendapatkan respons positif dari warga, terutama para petani yang berharap pelatihan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang.

Kegiatan pelatihan Eco Enzim di Desa Glinggang ini telah menunjukkan hasil yang positif. Antusiasme masyarakat, khususnya para petani, menjadi bukti bahwa kegiatan ini berhasil membangkitkan semangat baru dalam pengelolaan limbah rumah tangga dan pertanian yang berkelanjutan.

Program ini tidak hanya berhasil memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa ITS dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen ITS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam bidang ketahanan pangan dan pengelolaan limbah.

Mashuri, S.Si., M.T., dosen pembimbing kegiatan ini, menyampaikan harapannya agar apa yang telah diajarkan dapat terus diterapkan dan dikembangkan.

“Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi titik awal bagi Desa Glinggang untuk terus berinovasi dalam pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Semoga desa ini menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan teknologi sederhana yang memiliki dampak besar,” ujar Mashuri.

Di akhir kegiatan, para mahasiswa dan tim pengajar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga desa yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan penuh.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved