Berita Kabupaten Pasuruan

Anak-anak Terjangkit DBD, Pemdes Randupitu Pasuruan Lakukan Fogging Putus Mata Rantai Penyebaran

Anak-anak terjangkit DBD, Pemdes Randupitu Pasuruan lakukan fogging untuk memutus mata rantai penyebaran.

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Galih Lintartika
Pemdes Randupitu, Kecamatan Gempol, Pasuruan, lakukan fogging sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran DBD, Selasa (31/12/2024). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Pemerintah Desa (Pemdes) Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, bergerak cepat melakukan fogging di salah satu dusun di Desa Randupitu, Selasa (31/12/2024). 

Pengasapan dengan bahan pestisida ini dilakukan untuk membunuh nyamuk yang membawa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Fogging dilakukan untuk memutus mata rantai DBD.

Sebab, ada satu anak di Desa Randupitu yang dilaporkan terjangkit DBD.

Kepala Desa Randupitu, Mochamad Fuad membenarkan kabar itu.

Dia menyebut, ada anak di desanya yang positif DBD.

Maka, kata dia, setelah berkoordinasi dengan puskesmas setempat, pihaknya melakukan fogging di sekitar rumah anak yang positif DBD.

“Ini adalah upaya pencegahan agar penyakit ini tidak menyebar atau menular ke warga Randupitu lainnya,” kata Fuad, sapaan akrabnya.

Disampaikan Fuad, Fogging ini ampuh untuk membunuh nyamuk dewas, tapi tidak ampuh membunuh larva, telur, ataupun jentik nyamuk.

Baca juga: Kasus DBD Merebak Pasca Banjir Melanda Mojokerto, Petugas Lakukan Fogging Serentak

Menurut dia, pihak desa juga sudah mengimbau dan meminta masyarakat untuk ikut bersama-sama melakukan upaya pencegahan penyakit DBD.

“Caranya dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M yakni menguras, menutup tempat penampungan air, dan membuang barang bekas,” tutupnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved