Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Surabaya

MUA Jawa Timur Unjuk Gigi di Lomba Makeup Lamaran, Tampilkan Look Flawless nan Segar

MUA Jawa Timur unjuk gigi di lomba makeup lamaran di Royal Plaza Surabaya, tampilkan look flawless nan segar, dengan riasan alis klasik.

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Nurika Anisa
Muse dari Iqbal Hadju saat tampil di kompetisi MUA yang mengusung konsep riasan untuk lamaran di Royal Plaza Surabaya, Kamis (9/1/2025). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jasa tata rias atau make up artist (MUA) termasuk salah satu jenis usaha yang potensial untuk dikembangkan.

Dalam menyiapkan generasi yang siap di bidang tersebut, penyelenggara pameran wedding menggelar lomba makeup yang diikuti para MUA di Jawa Timur.

Kompetisi kali ini bertema riasan untuk lamaran.

“Lomba ini untuk mencetak MUA baru supaya lebih pengalaman. Tema ini untuk eksplore kemampuan peserta, karena menurut kami, engagement (pertunangan) dan wedding (pernikahan) masih satu kesatuan,” ujar Show Director E-Enterprize, Rendy Masdiansyah, di Royal Plaza Surabaya, Kamis (9/1/2025).

Rendy menyebut, setiap tahun, banyak bermunculan para perias baru.

Hal ini juga mempercepat perkembangan industri wedding, khususnya di Jawa Timur.

“Saya lihat-lihat perkembangannya cukup signifikan, karena tidak hanya senior, tapi semakin banyak make up artist yang masih muda-muda. Artinya terus ada generasi baru,” ungkapnya. 

Dalam perlombaan ini, para peserta menunjukan keahliannya dalam merias muse dalam waktu satu jam.

Tampilan riasan menyesuaikan tema lamaran.

Salah satu ketentuannya dengan menggunakan riasan alis klasik atau tidak serat.

Baca juga: MUA Community Surabaya Ajak Ratusan Makeup Artist Kembangkan Kemampuan Teknik Merias

Tidak hanya memperlihatkan riasan, para muse dari masing-masing peserta juga tampil secara keseluruhan.

“Makeup memang poin utama, tapi penjurian secara keseluruhan. Baju, hair do dan tadi ada perform juga,” ujar Rendy.

Belasan peserta datang dari Surabaya, Sidoarjo, Kediri, Gresik, Lamongan dan beberapa kota lainnya.

Pada lomba kali ini, make up artist asal Kediri, Iqbal Hadju meraih juara pertama.

Ia membawa tampilan makeup lamaran berkonsep flawless dan segar.

Riasan didominasi berwarna pink, peach sedikit orange, juga penambahan glitter di beberapa area.

Pada polesan bibir didominasi peach dengan sentuhan glossy.

Iqbal juga menyesuaikan antara makeup dan total look.

Riasan pun tampil serasi dengan kebaya pink yang dikenakan model. Penampilan pun makin sempurna dengan tatanan rambut disanggul rendah.

“Ketebalan foundation beda dengan wedding, lebih tipis lagi. Penggunaan bulu mata, dan main warna terang,” ungkapnya.

Iqbal menyebut, dalam kontes ini yang paling sulit adalah membuat riasan alis.

Hal ini disebut berbeda dari kebiasaan dan lebih menantang.

Alis klasik dibentuk sesuai dengan alis model atau signature yang dibawa perias.

Pada bagian ini dimulai dengan membingkai dan mengisi bagian alis.

“Bagian alis, soalnya kalau lomba ini tidak boleh serat. Harus klasik, jadi lebih susah karena biasanya pakai serat. Kalau di klasik baur saja tidak pakai spidol alis sama sekali,” ujarnya.

Pengalaman memenangkan lomba merias ini disebut kali pertama bagi Iqbal.

Dalam keseharian, ia juga menerima rias wedding, ulang tahun, pesta maupun wisuda.

Kegigihan Iqbal merintis usahanya di bidang kecantikan membuahkan hasil.

Ia mengaku kerap mengikuti lomba di Surabaya.

Berangkat mempersiapkan diri dari Kediri dan bersaing menampilkan keterampilannya.

“Sudah pernah ikut lomba, di Surabaya tiga kali tapi baru ini dapat juara satu,” ucapnya.

Kali ini Iqbal mengajak Stevania Jennyc sebagai muse. Model asal Kediri itu mengapresiasi bakat Iqbal dalam merias dirinya.

Ia menilai, saat ini banyak anak muda yang suka tampilan riasan warna cerah.

Menurutnya, riasan warna pink maupun peach bisa membuat efek kulit lebih cerah dengan tetap menyesuaikan tone warna kulit. 

“Semoga dengan (juara) ini bisa membantu Kak Iqbal untuk membranding diri. Sebagai model, kami tidak ada persiapan khusus tapi bagaimana MUA dan model bisa kerja sama dan kasih terbaik,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved